Lovely

Lovely

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 10, 2023
kumpulan puisi remaja yang mulai mengenal hidup, mulai diberikan pilihan-pilihan dalam hidupnya. manusia baru yang dihadapkan dengan masalah-masalah kecil tentang kehidupan, ini adalah masa awal pendewasaan diri. ini hanya catatan-catatan kecil tentang Perjalanan persahabatan masa SMP yang terabadikan dalam sebuah catatan. Tulisan ini hanya untuk kenangan dan memberi jejak bahwa kita sudah bertumbuh sejauh ini, bahwa kita dulu pernah sekuat dan sehebat itu dalam menghadapi masalah dan harapan lainnya bisa menjadi penguat untuk saat ini, ditengah kehidupan dewasa sekarang yang cukup keras untuk kita. "Sungguh, sebenernya kita cukup kuat jika kita percaya dengan kekuatan luar biasa yang ada di diri kita, yang diberikan Pencipta kita. Tugas kita sekarang adalah mensyukuri apa yang diberikan oleh Pencipta kepada kita dengan menghadapi tantangan-tantangan dan menciptakan karya-karya terbaik yang kita bisa" #Teenager #puisirandom #Poem #kisahkasihdisekolah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Cerita Tentang Kita
  • Kamu Separuh Agamaku [TERBIT]
  • Timeline
  • Between
  • TEMEN RASA PACAR
  • [6] Je t'aime. [ON GOING] (Hiatus)
  • YOKO. (BELUM TAMAT WAE.)

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines