Mendadak Nikah

Mendadak Nikah

  • WpView
    Membaca 65
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 10, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Embun adalah seorang gadis broken home yang menyalami banyak luka batin. Orangtuanya yang selalu membandingkannya dengan kakak pertamanya yang bernama Mentari. Tak hanya itu, kekasih yang dia percaya selama ini pun ternyata mengkhianatinya dengan berselingkuh dengan sang kakak. Di saat kepenatan hatinya, ia menghabiskan banyak waktu degan mendatangi club-club ternama atas ajakan teman-teman satu genknya. Dan, si sanalah kejadian tidak terduga datang saat ia menerima tantangan dari temannya Livya. "Lo harus cium cowok yang duduk di sana. Kalau berhasil, mobil ini buat lo." "Oke, cuma cium 'kan?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • The CEO's Obsession
  • Crazy Marriage
  • Fidgety
  • CEO kejam suamiku
  • MILIK TUAN BERNANDO
  • Yes, Sir!
  • BIG & BOSS (TAMAT)
  • Teorema Romantika (End)

!!!WARNING!!! BACALAH NOVEL INI SENDIRIAN JIKA TIDAK INGIN DI ANGGAP SEBAGAI ORANG GILA! Karena kesalahpahaman, Ana dipaksa menikah dengan seorang pria yang terpaut jauh dengan usianya. Dan siapa sangka, pria yang di nikahinya itu adalah seorang duda anak satu dan parahnya lagi dia adalah sahabat ibunya yang dulu sangat mencintai ibu Ana. Keduanya hidup bagai seekor kucing&tikus, setiap saat ada saja masalah yang diributkan. "Tolong-tolong, ada om-om cabul. Aku mau di nodai, tolong-tolong! Hmppp..." "Saya tadi ingin membopong kamu, karena kamu tidurnya ngebo! Dibangunin berulang kali tidak mempan. Seharusnya kamu seneng, ada yang perhatian sama kamu bukan malah menuduh saya pria cabul!" Sentak Aldi dengan nada membisik di telinga Ana. "Dengar yaa, om-om cabul aku sungguh tidak berharap digendong oleh dirimu. Lain kali gak usah nyari kesempatan dalam kesempitan!" Bentak Ana. "Hei, kamu itu dikasih hati malah ngelunjak minta cinta. Saya tidak minat berbuat lebih pada tubuh kecil, tepos, bodi bambu, depan belakang rata, muka pas-pasan pula. Jadi kaya apa nanti anakku kalo saya nikah dan suka sama kamu." "Heiii, huh huh.." dengan napas tersengal-sengal dan jari menunjuk wajah Aldi. "Siapa juga yang minta cinta dan kawin sama om cabul kaya kamu?! Dasar om-om tua, keriput, pelit, medit, cabul---"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan