Mengukir Sejenak

Mengukir Sejenak

  • WpView
    Membaca 17
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 11, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Menceritakan tentang seorang anak perempuan yang sangat disayangi orang tuanya terutama ayahnya. Kenangan yang dia alami tentang kebahagiaannya dimasa kecil, tanpa kekurang apapun baik itu keluarga maupun teman. Namun keadaan berubah setelah dia bertambah usia. Semua orang yang ditemuinya, ternyata hanya Mengukir Kenangan Sejenak didalam hidupnya. "Jika bisa ukiran hilang dengan adanya uang, maka lebih baik banyak uang, dari pada berakhir penyesalan"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#36
plottwits
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Satu Senja Terlambat
  • Satu Atap, Satu Hati
  • LOSER'S HAPPINESS (END)
  • Danau yang Menyimpan Kenangan : Perubahan
  • Under The Midnight Sky
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Noda Masa Lalu (TAMAT)
  • Our Dream House (TAMAT)
  • RIVERSIDE (END-REVISI)

Di tengah rutinitas kantor yang membosankan, pertemuan tak terduga terjadi antara dua orang yang dulu hanya saling kenal sebatas nama-teman dari teman, tanpa jejak kenangan berarti. Tapi waktu mempermainkan takdir. Mereka kembali dipertemukan, kali ini dalam ruang yang lebih sempit: satu kantor, satu tim, satu dunia kecil yang membuat jarak di masa lalu perlahan menghilang. Seiring hari berganti, obrolan ringan berubah menjadi kebiasaan, tawa jadi penenang, dan diam jadi pengertian. Tanpa sadar, sang lelaki jatuh cinta. Namun hatinya tertahan-bukan karena kurang keberanian, tapi karena realita: perempuan itu telah memiliki seseorang yang menunggunya di altar. Ia mencintainya dalam diam, mendampinginya dalam bayang. Ia hadir dalam setiap senja, berharap waktu bisa mundur, atau setidaknya berhenti sejenak. Tapi hidup tak menunggu, dan pernikahan tetap berjalan. Di satu senja, ia sadar-ia datang terlalu terlambat. Cinta itu bukan miliknya. Dan yang tersisa hanyalah kenangan dari apa yang mungkin bisa jadi, tapi tak pernah benar-benar terjadi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan