ALZEA [ TAMAT ]

ALZEA [ TAMAT ]

  • WpView
    LECTURES 288,925
  • WpVote
    Votes 16,917
  • WpPart
    Chapitres 65
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 13, 2024
Cover By : @stardesign_2003 。。。。 Ini adalah kisah cinta Al dan Zea, sepasang manusia yang saling jatuh cinta, tapi kisah mereka tidak semulus kisah cinta di negeri Dongeng. Kisah cinta mereka begitu rumit, penuh luka, pengorbanan dan air mata. Terutama tentang kehidupan Zea yang penuh dengan trauma dan teka-teki. Mereka berdua saling mencintai, tapi tidak ditakdirkan untuk hidup bersama. Kenapa mereka tidak bisa bersama? Ikuti kisah mereka sekarang, ya 。。。。 "Luka yang tergores di hatiku terlalu banyak, sampai aku bingung harus mengobati yang mana dulu" -Zeana Quinsha Argantha- 。。。。
Tous Droits Réservés
#412
flashback
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • A For Z : Young Married
  • ALZEA : FEATURED SOULS
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • GAME OVER [TERBIT]
  • Aderaga [ON GOING]
  • ARGANTA.
  • The Bad Twins [COMPLETE]
  • Galen Just For Me (End)
  • ALGARES [Hiatus]
  • From a friend to lover?

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu