Tacenda

Tacenda

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 11, 2023
Tentang cinta dan hampa Tentang melukai Tentang janji Ada bahagia bertopeng luka Juga harapan berlebih Mengenai dia yang pergi dengan aku yang datang Hai Ali, ini Raib. Ali bagaimana kabarmu? akankah kita berperan kembali? Hei Acil, ini Ala Acil baikankan? makanya jan suka ninggalin mam, Acil pulangnya jangan kemaleman yah, tuh yah dia ma sakit lagi, kurangin rokoknya cil, bisa-bisanya Alen kalah sama ML, udah hei jan sedih lagi ya, jan nyerah cil, itu lukanya sini obatin, awas aja ya ngeyel, aku kasih susu beruang, baik baik kamu cil. Hallo baby bear Jan kayak bocil terus, kamu terlalu lucu, tingkah kamu, rengekan kamu, kupu-kupu ini senang, jikalau ada yang membuatmu seperti itu, bolehkah kupu-kupu mendengar ceritamu? Alan, ini Alen Ini garis besar kita bisa bareng Lan, ini awal aku diem-diem jadi detektif, nyimpen rasa pada objek, dari yang asalnya pemantau jadi penenang, dari yang asalnya penenang jadi...? Peran kita selanjutnya jadi apa ya Lan, salah satu yang diatas apa selain yang diatas? Aku harap baik. ###
All Rights Reserved
#744
multimedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • My ice girl
  • Misi Kalisa (End)
  • the magical forest {CH}
  • Transmigrasi si bar-bar
  • the other side
  • Heeseung Harem
  • LOVE STORY QIANARRA

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines