Tawa Penuh Luka

Tawa Penuh Luka

  • WpView
    Reads 25,361
  • WpVote
    Votes 803
  • WpPart
    Parts 86
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 10, 2023
Bagaimana rasanya disalahkan atas kematian ibumu? Bagaimana kau bisa bertahan dirumah yang sudah hancur lebur? Bagaimana caramu menutupi luka dengan tertawa? Kehidupan yang indah diluar, tapi hancur didalam. Perkenalkan, aku adalah Clara Abirah Marianna. Menyedihkan, tidak hanya hidupku, tapi juga namaku. Ibuku meninggal saat melahirkanku, dan abangku melempar semuanya padaku. Apakah aku bisa bertahan? Atau malah menyerah? Baca cerita lengkapnya disini.
All Rights Reserved
#43
penuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • LENGKARA
  • "Hidup di Tengah Kehancuran"
  • Sendu untuk Sandy (END)
  • ARDIRA [SELESAI]
  • Shananda
  • Menyerah atau Bertahan?
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏

Jangan lupa vote yaaa! πŸ€— Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!πŸ€— ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines