RAGA
  • WpView
    Reads 43,437
  • WpVote
    Votes 2,090
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 9, 2025
[ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ] [ ON GOING ] Sejak awal, Raga dan Elgara sudah mengetahui sebuah rahasia besar tentang keluarga. Bahwa keduanya memang bukan terlahir sebagai saudara kandung, pada kenyataannya Raga sangat membenci Elgara, karena menurutnya Elgara selalu merebut semua yang ia inginkan. Mulai dari menjadi ketua klub musik di sekolah, menjadi murid berprestasi, dan yang paling penting menjadi kesayangan dan kebanggaan kedua orang tuanya. Raga membenci semua orang yang melihatnya sebelah mata, terutama mereka yang selalu melihatnya dengan bayang-bayang Elgara. Di mata banyak orang, Raga selalu terhimpit oleh sosok Elgara, tak pernah dilihat untuk dirinya sendiri. Namun, tidak untuk Kaliya Idistia, perempuan pemilik senyuman paling manis yang selalu tampil ceria dan memiliki hobi mengganggu kehidupan seorang Raga Agrana. - Kalo kata Raga. "Semesta akan tetap melaju, walau hidup bagai raga yang terus murung terpasung mendung. " Selamat menikmati cerita Raga, di mana setiap langkah membawa kita lebih dalam ke dalam lorong waktu yang penuh kejutan tak terduga. HIGHT RANK : #2 favorite ( 30-06-2025 )
All Rights Reserved
#542
aya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Memory to Remember
  • RAKAYASHA
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • GRIZLEN {On Going}
  • Anggara | school series [End]
  • [BL] Sudden Omega
  • Only You [Slow Update]
  • Pelangi Hariku (TAMAT)
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️

[COMPLETED] ---oOo--- Namaku Radinka. Bagiku keluarga adalah kebersamaan, kenyamanan, dan perasaan yang diwarnai canda tawa maupun tangis kesedihan. Keluarga adalah rumah tempat kita pulang setelah melewati peliknya hari. Ia juga tempat keluh kesah yang rela menampung seluruh perasaan kita. Ia adalah simpul erat yang tidak terbatas oleh ikatan keturunan. Ini adalah cerita tentang suatu organisasi yang sudah kuanggap sebagai keluarga keduaku. Keluarga yang tercipta bukan karena ikatan darah, tetapi karena eratnya perasaan satu sama lain, karena canda tawa di sela latihan berlangsung, dan karena sama-sama menatap pada tujuan dan prinsip yang sama. Di keluarga itulah kurasakan kebimbangan yang luar biasa dan tangisan yang hanyut dalam kebahagiaan. Pahitnya kegagalan hingga manisnya gelar juara pun sudah kujalani bersama mereka. Di buku ini akan kuceritakan bagaimana aku bisa bertemu dengan mereka hingga akhirnya berpisah untuk menempun cita-cita selanjutnya. Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines