Lukisan Terakhir Ailyla [Ongoing]

Lukisan Terakhir Ailyla [Ongoing]

  • WpView
    Reads 2,113
  • WpVote
    Votes 792
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 16, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Sekuat-kuatnya gue bertahan! Mereka tetap bisa buat gue tumbang!" Ucap seorang gadis, yang sedang menatap pantulan dirinya dicermin Ailyla Wiranda Pangestu, gadis cantik yang memiliki mata tajam bak mata elang, dan memiliki sifat yang periang. Ailyla yang selalu ceria dan tersenyum pada orang-orang, ternyata memiliki luka yang menyakitkan, yang selama ini ia sembunyikan dengan senyum manisnya. Siksaan, makian dari ayah, dan kedua Abang-abangnya, dan bahkan diabaikan oleh orang-orang disekitarnya, itu sudah seperti pelengkap bagi hidupnya. Ailyla bukanlah gadis kuat yang bisa menerima semua siksaan dan membuatnya trauma akan siksaan itu, Ailyla hanyalah gadis lemah yang hobi melukis dan menyembunyikan diri. Disaat Ailyla harus bertahan hidup dengan semua penderitaan ini, dia malah terlibat dengan siswa pindahan yang dingin dengan aura yang menyeramkan King Yandra Garbiel, pria yang memiliki tatapan dingin yang dapat mengidentifikasi lawannya dan juga memiliki sifat yang tak acuh pada sekitar. Pria yang akrab dipanggil Yandra itu, harus berurusan dengan Ailyla, gadis ceria yang dikucilkan hampir satu sekolah, dan gadis yang perlahan-lahan bisa mengubah hidup seorang Yandra yang menyeramkan "Lukisannya cantik! Secantik pembuatnya!" Mohon perhatian⚠️ Cerita belum direvisi, masih banyak typo, alur masih kurang nyambung, tanda baca masih acak-acakan, dan dalam cerita banyak adegan kekerasan, bullying, perkataan yang kasar. Jadi mohon bijak dalam membaca, Terimakasih🙌 Foto by.pinterest
All Rights Reserved
#86
brothers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Naura & Lukanya
  • Beautiful Girl [END]
  • AILIA (COMPLETED)
  • Air Mata Elara
  • ANAIAL《TERBIT》
  • ALKASA✔

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines