Semicolon

Semicolon

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 13, 2023
Sejak kekasihnya meninggal, Felly berubah menjadi seorang yang menutup diri dari dunia luar. Bahkan menurut beberapa teman sekolahnya dia mendadak menjadi aneh, hilang gairah hidup, dan terkadang tak bicara sepatah katapun di sekolah. Wajar saja, karena kekasihnya itu adalah satu-satunya harapan untuk dia tetap bertahan hidup. Welliam, seorang siswa baru yang berhasil bicara dengan Felly, sedikit norak dan narsis, namun berhasil menghangatkan kembali hati Felly yang kian lama membeku. Namun, apakah hanya sifat kekanakannya saja yang berhasil membuat Felly mencairkan hatinya? Atau ada hal lain pada diri Welliam yang tak dimiliki oleh orang lain?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA KITA
  • GRIZLEN {On Going}
  • Aniseyza
  • DIA YANG TERBUANG
  • Diantara Luka dan Pulih
  • Antara Nada dan Lensa
  • troublemaker
  • Izinkan Aku Mengisi Hatimu
  • LUKA✔

"Antara Kita" Cinta bisa menyembuhkan. Tapi cinta juga bisa jadi luka yang tak pernah sembuh. Alea, gadis SMA yang tengah mencari dirinya sendiri, jatuh hati pada Angkasa-lelaki dewasa yang penuh ketenangan, namun menyimpan luka lama. Hubungan mereka bukan sekadar tentang tawa dan pelukan manis. Ini tentang pertumbuhan, kesalahan, pengampunan... dan kehilangan. Di antara pelukan yang tak selalu ada, kata-kata yang sering terlambat diucapkan, dan masa lalu yang membekas, mereka belajar bahwa mencintai seseorang tak selalu berarti bisa bersamanya. Ketika kepercayaan diuji, ketika orang-orang di sekitar mulai masuk dan merubah cerita, dan ketika rasa sayang tak lagi cukup untuk menahan retakan... masih adakah "kita" di antara mereka? "Antara Kita" bukan sekadar kisah cinta dua insan, tapi tentang perjalanan menjadi dewasa, tentang ibu yang terlalu keras mencinta, tentang teman yang memendam perasaan, dan tentang harapan yang terus menyala meski nyaris padam. Karena terkadang, yang paling kita perjuangkan, bukan untuk memiliki... tapi untuk memahami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines