MY ENEMY, MY OBSESSION

MY ENEMY, MY OBSESSION

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2026
Darah masih membekas di lantai malam saat ayah dari Nayara Adistya tewas. Jeritan terakhir itu menghantui setiap mimpi gadis itu. Sejak malam kelam itu, hatinya tak lagi mengenal kata takut, hanya dendam yang membara. Di kamar, Naya berdiri di depan papan penuh foto. Jemarinya mengelus wajah-wajah para pelaku, satu per satu diberi tanda silang merah dengan tinta tebal. Senyumnya tipis, dingin. "Kalian pikir aku akan diam?" bisiknya. Namun, jemarinya berhenti pada satu wajah paling mencolok, Mahendra Abhiseva, pria muda dengan tatapan tajam. Naya pura-pura menyentuh fotonya dengan lembut, padahal hatinya berbisik, "Kau target utamaku."
All Rights Reserved
#774
umum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Past in Memories
  • ᵒ̲ⁿ̲ᵍ̲ᵒ̲ⁱ̲ⁿ̲ᵍ̲ Adultrace ▪ nomin
  • Thorns of Betrayal
  • 1928
  • A Flower Among Thorns
  • The Cursed Manuscript
  • «Balas Budi Yang Mengikat»
  • Survive as The Protagonis Little Wife [BL]
  • THE DUKE'S OBSESSION
  • How To Be A Maid

Sesosok pria terlihat berdiri dengan bercak darah yang menempel di bajunya. Pria itu mengenakan pakaian mewah kerajaan dan terus mendekat sambil berkata, "Aku merindukanmu, Rosalee, " Dengan nada lirih, suara itu terus terdengar dan semakin ia mendekat semakin samar suaranya. Siapa dia? ••• Rosalee Earlene Dia yang selalu mendapat mimpi itu terus menerus. Rasanya hampir gila selalu di datangi mimpi yang sama setiap hari. Sungguh melelahkan. Dia harusnya hidup tenang saja di negara barunya ini, tapi malah mendapat mimpi aneh sejak pindah. Seharusnya ia sekarang meneliti museum untuk kebutuhan penulisannya ini. Sialnya, Rosalee malah merasa stress akibat mimpi itu. Tapi, siapa pria itu? Rank: 🥇#mahkota ©onyxalleen

More details
WpActionLinkContent Guidelines