
Saka itu cuman mau tenang!, tenang di dekapan sang tuhan maksudnya. Yaa, meskipun kemungkinan pasti di tolak juga sih. Usaha aja terus untuk mati, giliran udah beneran mau mati malah terdampar dan menjadi Sakael Zyran Theus anak dari seorang Grand Duke, yang punya 2 saudara kembar, dan ia sebagai satu-satunya yang dengan sepenuh hati ingin mati... tapi belum juga berhasil. Setelah "sedikit kecelakaan" yang tidak berhasil membunuhnya (lagi), Saka terlempar ke dunia asing bernama Valtherion - dunia pasca-perang yang dihuni oleh berbagai ras egois, kerajaan super nasionalis, sihir berstandar hukum, dan pohon yang bisa makan orang. Saka tidak tertarik untuk jadi pahlawan. Ia juga tidak berniat menyelamatkan dunia. Ia hanya ingin satu hal: kematian yang bermakna. Ya, gak bermakna juga gapapa sih, yang penting mati. tapi, setidaknya ia tidak mati konyol seharusnya, meskipun cara dia bunuh dirinya juga konyol sih. Sayangnya, dunia ini terlalu sibuk memaksanya hidup. Dari akademi sihir yang penuh intrik, pelayan yang mengikatnya hidup-hidup setiap malam, hingga rahasia tentang asal-usul dirinya yang bahkan lebih rumit dari niat bunuh dirinya sendiri Kesimpulannya adalah "Sebelum mati harus ada drama dulu, biar seru. gitu dehh"All Rights Reserved
1 part