My Phoenix, My Love

My Phoenix, My Love

  • WpView
    MGA BUMASA 32
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Feb 8, 2025
Yuan Xing ingin menjadi kuat demi membalas dendam kepada klan iblis yang telah membunuh orang-orang yang dia sayangi. Apakah rencananya akan berhasil setelah dia tak sengaja jatuh cinta dengan pangeran klan iblis yang menyamar menjadi manusia. Apakah Yuan Xing akan lebih memilih untuk tetap balas dendam atau memilih pria yang mencintainya dengan tulus?
All Rights Reserved
#173
klan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Destiny of Ming Xia [COMPLETE]
  • (End) The male protagonist is attacking me [wearing the book]
  • The Demon King's Gratitude /Yao Wang De Bao En (妖王的报恩)
  • TAMAT - Melody of Your Heart
  • I'm More Than Just A Princess
  • TAMAT  - The Crown Prince

short story. seorang anak tak pernah meminta kepada orangtua nya untuk dilahirkan, pun sama hal nya seperti orangtua yang tak ingin anaknya terlahir menjadi manusia yang cacat. namanya, Longshen, putra bungsu dari tiga bersaudara yang terlahir tidak sekuat kedua kakak laki-lakinya. cacat, tidak memiliki emosi, dan selalu disebut sebagai aib dari keluarga. _________ bagi Yuan wudi, terlahir sempurna adalah sebuah malapetaka. malapetaka yang siap untuk meledak kapan saja dan dimana saja. diagungkan, dipuja-puja, disanjung, dianggap sebagai sebuah aset yang berharga, ternyata tak semembahagia-kan yang sempat dia duga. justru... ini semua cenderung menyebalkan. __________ "Meskipun aku tidak menginginkan kesempurnaan ini, bukan berarti aku harus disandingkan dengan orang cacat seperti dia!" itu adalah kalimat pertama yang Longshen dengar saat kakinya menginjak istana megah yang selama ini orang-orang idamkan. namun tak seperti mereka, pemuda itu justru lebih merindukan kamar tidurnya daripada harus terjebak bersama pria yang tampaknya, memiliki tabiat dan kebiasaan marah-marah. "Aku juga tidak mau jika harus menikah dengan orang pemarah seperti kau, wahai pangeran." balasan itu bukan hanya mengejutkan Yuan wudi, melainkan seluruh anggota dua keluarga yang saat ini tengah menyaksikan pertengkaran keduanya. "Meskipun kau tidak meminta maaf, tapi aku sudah memutuskan untuk memaafkan ucapan mu barusan. Selain karena aku sudah kebal dengan kata-kata penuh hinaan itu, kebetulan aku juga sudah mengantuk. Jadi, bisa berikan jawabanmu sekarang juga? Cukup dengan berkata, ya atau tidak." "Tidak."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman