Luka Milik AHEL

Luka Milik AHEL

  • WpView
    Membaca 57
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadLengkap Sel, Mar 18, 2025
🌦Selama tiga tahun, Ahel hidup dalam diam yang dipenuhi suara-suara menyakitkan. Dunia tak lagi terasa seperti tempat yang layak dihuni, melainkan neraka yang menyamar jadi rumah. Manusia-manusia di sekelilingnya bukan penyembuh, tapi luka itu sendiri-menghakimi dari apa yang mereka lihat, tanpa pernah benar-benar melihat siapa Ahel sebenarnya. Satu-satunya harapan Ahel sederhana: "ia hanya ingin punya teman" . Seseorang yang benar-benar hadir, mengerti, dan tidak pergi saat luka itu terlihat. Namun setiap harapan itu tumbuh, kenyataan datang menggugurkannya. Ia menangis tanpa suara, tersenyum di balik perih, dan tetap memilih menjadi baik meski semesta tampak ingin menghancurkannya. Ini bukan sekadar kisah remaja biasa-ini adalah jeritan sunyi dari hati yang terus mencoba bertahan dalam sepi. ⚠️CERITA INI SEMATA-MATA YANG TELAH SAYA/PENULIS ALAMIN!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#717
artis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Inside Me [END]
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)
  • Happy Is Bulshit
  • JOGJA SENJA KAMU & KENANGAN [SELESAI]
  • My Home [Hujan Series]
  • ALEANGGA [On Going]
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Waktu Awan dan Rembulan
  • DIAKAH DO'AKU (Hafidzul Ahkam)

TELAH TERBIT || Part Masih Lengkap! -Terinspirasi dari kisah nyata penulis- *** Aku memang sedikit berbeda. Lalu mengapa? Bukankah aku juga manusia? Tentang rasa sakit yang terpendam, masih tersimpan di memori sebagai kenangan paling menyakitkan. Tentang bullyan, hinaan, dan depresi yang tak bisa kuungkap dengan kata-kata. Tak bisa kujelaskan karena lidahku terlanjur kaku. Ini bukan kisah cinta remaja SMA, bukan juga kisah CEO kaya dengan sekretarisnya. Sebuah tulisan keluh kesah, rintihan malam, dan doa. Sebuah perjalanan hidup yang penih kejutan dan air mata. Semoga, dengan ini, bisa menginspirasi. Hidup memang hanya sekali, ada kalanya kau jatuh dan bersedih. Namun, yakinlah pada suatu hal. Tuhan mencintai hamba-Nya yang sabar. *** Karya pertama jadi masih hancur, sudut pandang gado-gado. 😍

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan