Story cover for Meribella by chantongnasi_
Meribella
  • WpView
    Leituras 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em jul 13, 2023
Dalam kemegahan Triton yang hancur ditelan badai, Morcant Lancaster meninggalkan kehormatannya bersama reruntuhan Triton.

Namun di tengah dinginnya air laut dan deburan ombak yang berkecamuk, cahaya yang menghampirinya seolah menjadi harapan.

Wajah cantik itu terpatri jelas dalam benak Morcant sebelum pria itu benar-benar kehilangan kesadaran. Dalam lubuk hati terdalamnya, Morcant berharap dapat bersua dengan sosok itu meski harus menanti seribu tahun lagi untuk kembali hidup di dunia berbeda.

Dan Tuhan benar-benar mengabulkan doanya malam itu.
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar Meribella à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#220ocean
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Syv : The Legend of Casambra cover
Kala Laut Memanggil Kembali [海声唤梦] cover
Mermaid In the Moon cover
Dewi Tara : The Mystical Forest cover
Echoes of the Drowned [ON GOING] cover
Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]  cover
Lady of Daimon ✓ cover
UNDERWATER (FreenBecky) cover
Whispers Of The Ocean [END]  cover

Syv : The Legend of Casambra

50 capítulos Em andamento Maduro

Kala itu, di lebatnya suasana sore di atas pesawat yang membawanya menuju ke tempat liburan impiannya setelah susah payah mendapat cuti selama lima hari, wanita itu justru menjemput hari paling sial di hidupnya. Pesawat itu jatuh setelah tiga puluh menit lepas landas. Dalam kesadaran terakhirnya, dengan sekujur badan yang sudak remuk redam di tengah laut sore, wanita itu tersenyum. "Padahal aku ingin bersenang-senang." Harapannya terkabul, kini berada di tempat yang jauh berbeda, tempat yang semestinya ia datangi dan hidup di sana. "Sesuatu yang sudah dimulai harus diakhiri." Wanita itu tersenyum getir untuk terakhir kalinya, menatap hamparan paling menyakitkan di depan matanya sendiri.