Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
WANDERLUST

WANDERLUST

  • WpView
    MGA BUMASA 27
  • WpVote
    Mga Boto 41
  • WpPart
    Mga Parte 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Aug 3, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Menginjak usia 23 tahun tak melunturkan semangat jiwa berpetualang seorang Victoria Kim ditengah kesibukan dunia kuliahnya. Tapi perjalanannya kali ini benar-benar di luar nalar dan akal sehatnya. Bahkan diluar rencana perjalanannya. Terdampar di daerah asing yang tak pernah ia lihat dengan kebiasaan hidup yang jauh berbeda. Lebih parahnya lagi ternyata dia berada di dimensi lain dengan segudang teka teki misteri yang mendampingi setiap langkah petualangannya. Pun kenyataan bahwa ia adalah salah satu manusia 'spesial' diantara mereka membuat gadis itu tak mampu berhenti untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain demi menemukan jati dirinya yang sebenarnya. Ikuti perjalanan Victoria dan bergabunglah bersama kisahnya yang menegangkan! (ON-GOING)
All Rights Reserved
#323
zombie
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • It's Always Been You✔️
  • The Actors
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • ARKHANZA
  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • SPOTLIGHT ;NCT DREAM (Revisi)
  • LABIRIN KOSMOS
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Skies dër Heksa

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman