SRI RATIH

SRI RATIH

  • WpView
    Reads 1,743
  • WpVote
    Votes 397
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 27, 2023
Sebelum aku bisa melihat wajah Pria itu, dia sudah membalikkan wajahnya kearahku, tapi aku malah berteriak histeris tapi masih bisa mengontrol suaraku agar tidak berteriak terlalu keras dengan menutup wajah dan juga mulutku dengan kedua tanganku, lalu Pria itu menjepit diriku di dinding tembok kamar, ketika aku mulai membuka tanganku yang menutup wajah, aku sangat terkejut ternyata Pria itu adalah orang yang beberapa Bulan lalu pernah bertemu denganku, yah dia ternyata adalah Tuan Nick. _________________________________________ "Bagaimana dia bisa ke Kamarku, sialan !" Batinku. "Tu...tuan Nick ?!" Ucapku dengan nada gugup, karena bagaimanapun aku juga sedikit takut dengan Tuan Nick, aku takut dia akan berbuat macam-macam kepadaku, karena dia sedang dalam keadaan mabuk berat, dan aku masih mengingat jelas akan Tuan Nick yang telah mengambil keperawanan diriku, ya walaupun itu karena keinginan diriku sendiri, sangat jelas sekali wajah Tuan Nick, aku juga teringat akan kata-kata Tuan Nick beberapa bulan yang lalu. "Kamu siapa ?" Ucap Tuan Nick, kemudian dia mendekatkan wajahnya, hingga menyentuh ujung hidungku, aku tidak tinggal diam, aku melepaskan diri dari Tuan Nick dan menyingkirkan tanganya yang sedikit jahil itu karena menyentuh wajahku. Karya : Asli Imajinasi Buku ke 2 Published 15 Juli 2023 WARNING (18+) : Awas Baper !
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Yesterday Lies
  • Rekal Rara [END]
  • My Naughty Husband
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • LOVE in SILENCE
  • KHALILA AND OTHERS
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Arsyilazka
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines