Back To 2019
  • WpView
    OKUNANLAR 63
  • WpVote
    Oylar 11
  • WpPart
    Bölümler 5
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cum, Tem 28, 2023
WpInfo
Kurgu
Romantik
Kisah empat remaja yang sangat ingin kembali kemasa lalu,namun ketika mereka kembali hal aneh terjadi dan mengubah segalanya. ____________________________________________ "Udah dibilangin jangan berisik ih entar ketahuan" "Balik aja yu ini tempat makin nyeremin biru takut ayo pulang" " Sabiru diem atau mulut ko gue sumpel pake kaos kaki glori" " Dih maksud Lo apa naskala" "Ga bercanda glori yg cantik" "Bisa diam ga sih nnti dia dengar kalo ketahuan gimana? kan ga lucu kita amuk masa gara-gara ngikutin orng ga jelas gini" "Tunggu kita ngapain ngikutin di-" " Aaaaaaaaaaaaa" BRAKKKKKKK
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Why you Comeback
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • AKSA & AFNA
  • dimana janji tersebut
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Naughty Love (COMPLETED)
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]

"Kenapa kamu balik lagi? dan tadi kamu bilang apa? mau perjuangin aku? Udah nggak ada guna nya" ujar gadis itu dengan penuh penekanan kepada pemuda yang bernama lengkap Gemilang Pratama. "Kasih aku kesempatan sekali lagi Sa. Aku minta maaf atas semua hal yang terjadi dulu. Aku bakal jelasin semuanya...aku janji bakal buat kamu jauh lebih bahagia kali ini," Ujar Tama lirih dan penuh permohonan. Tangan Tama berusaha untuk memegang pergelangan tangan gadis yang ia panggil, 'Sa'. Namanya Dia Carissa, kerap kali dipanggil Sasa. Namun, tangan Tama justru ditepis oleh Sasa. Sasa menatap Tama dengan sorot mata yang tak bisa dijelaskan. Kekecewaan, kebencian, kerinduan, kecemasan, bercampur aduk dalam sorot mata Sasa. "Ga ada satupun kesempatan yang pantas aku berikan lagi ke kamu. Aku sangat berharap kamu MATI", ujar Sasa dan berlalu meninggalkan Tama dengan tergesa-gesa. Tama hanya bisa menatap kepergian Sasa dengan terpaku, pemuda itu terpaku pada kata terakhir yang dilontarkan oleh Sasa. MATI

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi