KALINGGA 1988 [ON GOING]

KALINGGA 1988 [ON GOING]

  • WpView
    Reads 622
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 29, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
JUDUL : KALINGGA 1988 ALUR : Campuran GENRE : Klasik-Romantis SINOPSIS : _________________________________________ Ditahun terakhir masa SMA nya, Kalingga pernah tidak naik kelas hingga 2 tahun lamanya. Paling parah, Kalingga harus menanggung konsekuensi dikeluarkan dari sekolah hingga mau tak mau Kalingga menuruti ucapan sang Ibu untuk pindah ke Desa. Tepatnya di kediaman sang Pakde. _Kalingga 1988 ... Menjadi anak Kepala Desa sekaligus cucu dari pemilik yayasan sekolah, kehidupan seorang Rintik tidak pernah bebas. Tidak ada yang membuatnya tertarik selain meminjam barang-barang kekinian yang dimiliki Irawan. Hingga suatu ketika perhatiannya teralihkan pada lelaki kota yang gadis itu temui kala rintik mereda. _Rintik 1988 ... "Sebagian besar kupu-kupu akan menyukai nektar bunga, tetapi beberapa kupu-kupu ada yang lebih menyukai buah yang membusuk daripada nektar bunga itu sendiri." _________________________________________ CERITA KLASIK YANG MASIH BANYAK KEKURANGAN. MURNI HANYA SEBUAH IMAJINASI YANG DITUANGKAN MENJADI SATUAN ALUR YANG UTUH. HARAP PERHATIAN NYA JIKA ADA KESALAHAN KOSAKATA, TEMPAT, KEJADIAN, DAN LAIN-LAIN SEBAGAIMANA KEBENARANNYA DI ERA TAHUN 80 AN. START : 5 SEPTEMBER 2024 FINISH : - STORY BY ERNITA ♡
All Rights Reserved
#151
90an
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keep Your Smile
  • Hanromania
  • Nerd Boy & Absurd Girl [END]
  • Stop It, Darka! [END]
  • Rain Drops ( On Going )
  • ✔Puisi untuk Carissa [EDITED VER.]
  • Harapan dan Impian Pelajar
  • See You After Midnight [END]
  • 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐒𝐓𝐈𝐍𝐄 - [𝑻𝒉𝒆 𝑼𝒏𝒅𝒆𝒓𝒈𝒓𝒐𝒖𝒏𝒅 𝑮𝒐𝒅𝒅𝒆𝒔𝒔] ✓

Aluna, satu dari sekian banyaknya mahasiswi yang merasakan pahit-asamnya kehidupan perkuliahan. Tingkat kenormalannya jauh di bawah rata-rata namun masih memiliki sekian nol persen kesadaran bersama rekan-rekannya. Berimpian mulia ingin pergi umroh dari kupon kuaci yang sering ia beli meski tak pernah memakannya. Sayang, impian mulianya itu harus tergeser paksa akan suatu keadaan mendesak yang tak begitu penting. "Saya beri waktu kamu sebanyak yang kamu mau." Sumpah, padahal ia sudah berusaha mendorong orang itu sekuat tenaga. Tapi, apakah amarah itu bisa membuat kekuatan seseorang meningkat? "Bahkan sampai ajal menjemput?" Kenapa susah sekali melepas genggaman tangannya? Apalagi posisi keduanya cukup berbahaya, salah-salah bisa membuat orang salah paham ketika melihatnya. "Tidak selama itu, pertimbangkan dengan matang." Aluna menyeringai, sebelum pernyataan dan ancaman itu sudah bercampur, ia harus melakukan sesuatu yang lain. "Jawaban itu pasti akan datang dan akan sangat memuaskan anda. Tapi, jika saya juga merasakan hal yang sama." "Baiklah, mari kita lihat ke depannya." Start : Agustus20 Finish : 14 Maret21

More details
WpActionLinkContent Guidelines