Bulan Bundar Sempurna

Bulan Bundar Sempurna

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 11, 2015
WpInfo
Non-Fiction
Tagsbulan
“Bisakah ini disebut pantai? Kupikir pantai itu harus selalu berpasir,” desahku. Mataku menyusuri batu-batu besar di sepanjang pantai Ancol ini. Tanganku memeluk tangan kirimu. Dingin. Aku tidak membawa jaket. Tapi, hei, bukankah itu sebuah alasan bagus untuk terus merapatkan tubuhku ke tubuhmu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE
  • BULAN (END)
  • you change my world(COMPLETED)
  • The Elements
  • ᬊℙᎯℂᎯℛ ᏦU ℋᎯℕᏆU✨[ THE END]٭ ✨
  • A Not So Love Letters for 13!
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • The Essence Of The World : Thunderstorm (Book 1)
  • Epilog Tanpa Prolog
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun

"gw gapeduli bul, gw cmn syg sama lo gw cinta sama lo, bahkan sekarang gw udah jatuh, sejatuh jatuh nya sama lo bul" ucap avond dengan kepala tertunduk lemas sambil memegang tangan bulan. "tapi gw peduli avond! peduli sama kita, gimana kedepan nya, hubungan nya. Tapi lo apa? sepertinya memang matahari lebih pantas dengan senja, dan bulan selalu dengan malam nya, maaf avond kita selesai" ucap bulan dengan berat hati, dan tangisan nya, seraya melepas genggaman avond di tangan nya, lalu pergi menjauh dengan segala kenangan dan kecewa. 'sampai kapan pun rembulan hanya milik sang malam dan senja hanyalah pembuka sebelum sang malam tiba' -avnd 'tidak ada yang lebih pantas dari matahari untuk senja dan bulan untuk malamnya' -bln HAIIII!! PENASARAN GA SIH SAMA CERITANYA?? GIMANA SIHH KOK BISAA KAYA GITU ITU LOHH?! YAUDAH YUKKK BACCAHHHH AZZAAA👊🏽

More details
WpActionLinkContent Guidelines