
Seperti senja yang hadir hanya sekejap mata kamu hadir kepadaku membawa cinta lalu pergi begitu saja. kisah ini kutuliskan semata hanya untuk mengenangmu, sebagai upaya agar cerita kita tidak hilang di telan masa. meski hanya dalam mimpi, aku ingin cinta ini tetap abadi walaupun kau hanya hidup dalam khayalan ku seorang. Aku mencintaimu tanpa alasan hingga aku juga menolak berbagai alasan untuk melupakanmu, padahal semesta sudah menujukan betapa kita tidak mungkin bersama, namun aku memilih menutup mata dan telinga sehingga kenyataan yang membawa trauma itu menyadarkan ku dari semua kebodohanku:)Todos los derechos reservados