Seperti senja yang hadir hanya sekejap mata
kamu hadir kepadaku membawa cinta lalu pergi begitu saja.
kisah ini kutuliskan semata hanya untuk mengenangmu, sebagai upaya agar cerita kita tidak hilang di telan masa.
meski hanya dalam mimpi, aku ingin cinta ini tetap abadi walaupun kau hanya hidup dalam khayalan ku seorang.
Aku mencintaimu tanpa alasan hingga aku juga menolak berbagai alasan untuk melupakanmu, padahal semesta sudah menujukan betapa kita tidak mungkin bersama, namun aku memilih menutup mata dan telinga sehingga kenyataan yang membawa trauma itu menyadarkan ku dari semua kebodohanku:)
aku seorang pemilih.. terlebih lagi menyangkut masalah pasangan, tidak sedikit mereka yang kutolak dan tidak sedikit pula mereka yang merengek memohon aku menjadi kekasihnya... ahh jujur saja aku paling benci jika harus membayangkan ini.
...tapi semua berubah saat aku melihatnya, entah kenapa aku seperti menjadi orang gila yang memohon2 meminta cinta padanya. aku bahkan rela melakukan apapun demi dia... ahhh apakah ini karma??