Tenggelam Dalam Ironi [ON GOING]

Tenggelam Dalam Ironi [ON GOING]

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 18, 2023
Isi tiap bagian dalam buku ini, hanyalah tentang sebuah kesempurnaan. Aku tidak mahir dalam menjadikannya sebagai suatu kalimat singkat, yang dapat disampaikan saat malam kita tengah berbicara dari telefon genggam. Atau, aku juga tidak akan mampu meringkasnya untuk sekedar kukirim dalam ruang pribadi chatting milik kami. Maka dari itu, ku tuliskan tiap bagian unik yang telah terjadi diantara ku dengan dirinya, melalui buku sederhana ini. Berharap suatu saat, ia akan datang dan membacanya bersama dengan segelas kopi pahit, buatan ku. "Tidak ada yang ingin untuk terus menerus menjadi penikmat sebuah kerinduan, kita hanya memiliki dua kemungkinan sekarang .." ".. Bertemu, atau tidak sama sekali." Clarissa. Enjoy ur reading guys ☕
All Rights Reserved
#377
tentanghati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai Sini [End]
  • Psychopath vs Indigo (TERBIT)✔
  • My Love My Boy (End)
  • Rasa Punya Nadira ✔
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • POSSESSIVE GALAKSI | Terbit
  • Sebatas Angan dan Seujung Rindu [Completed]
  • Remember You - {On Going}
  • JAGRATARA!! (REVISI)
  • GALANG [SELESAI]

𝘼𝙠𝙪 𝙧𝙚𝙡𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙡𝙖𝙢𝙖 𝙥𝙪𝙣 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪𝙣𝙮𝙖, 𝙙𝙚𝙢𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙖𝙧𝙖𝙨𝙠𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙠𝙞 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙩𝙧𝙤𝙩𝙤𝙖𝙧-Naya Kalau di pikir-pikir lagi, banyak kenangan yang tidak tahu harus di simpan di mana. Seperti, aku harus apa ketika kenangan itu terputar jelas dalam ingatan? "Aku menyukainya sendirian, mencintainya sendirian, bahagianya sendirian, cemburunya sendirian, sedihnya sendirian dan mengakhirinya sendirian bahkan sekarang melupakannya sendirian. Gak adil yah?" Iya. Tapi aku tidak bisa menyalahkan siapa-siapa disini. Menyalahkan dia? Emang dia buat salah apa? Aku terlalu terbawa perasaan ketika laki-laki itu melakukan aksi sekedar bare minimum. Tapi jika menyalahkan diri sendiri juga, aku tidak salah. Perasaan itu datang bukan di rencanakan. Berasa lagi nyalahin penjahat tapi penjahatnya tidak tahu siapa. Karena, Di antara kita tidak ada yang menjadi pelaku atau pun korban. Namun, bolehkah aku sedikit berharap? ✨️ bonus playlist spotify! baca sambil dengerin lagu yang di rekomendasikan😇❣️ Disclaimer! Penulis masih berkelahi dengan typonya😘 Cerita ini hanya cerita biasa, bukan spesial apalagi penting. Start: 09 September 2023 Finish: 05 Juli 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines