Para Pendaki Wanita

Para Pendaki Wanita

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing1h 5m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 19, 2023
Para pendaki wanita dengan segala pengalaman dan suka dukanya. Egonya. Cara packingnya. Bermusuhan dengan Ibunya. Kengeriannya di ketinggian. Kebodohan dan kesombongannya. Dan banyak hal lainya di gunung yang harus diperhatikan. Percaya tidak percaya, perhatikan pantangan pantangannya. Lebih baik batalkan pendakian kalau sedang haid. Pendaki perempuan ketangguhan tidak kalah dngan pendaki pria.
All Rights Reserved
#100
hiking
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmaraloka Saptakāla [COMPLETED STORY]
  • Menyapa Takdir (END)
  • Dancing with Sadness
  • Selagi Bernama Kita
  • Sepenggal Kisah Di Munchen
  • Kirana Kasih

Apa jadinya bila cinta harus melintasi tujuh masa untuk bisa bertahan? Raden Panji dan Dewi Sekartaji adalah dua jiwa yang dipertemukan lewat perjodohan kerajaan. Namun, sebelum janji suci mereka terikat, Dewi Sekartaji diracun oleh musuh Kerajaan Jenggala hingga tubuhnya membeku - hidup tapi tidak sepenuhnya bernyawa. Raden Panji diberi tiga pilihan: - Menyerahkan dua kerajaan demi nyawa Dewi Sekartaji, - Membiarkan Dewi Sekartaji dinikahi musuhnya, atau - Melewati lorong waktu tujuh masa, untuk mematahkan racun di jepit rambut yang merenggut jiwa gadis yang dicintainya. Raden Panji memilih pilihan ketiga - sebuah sumpah mustahil. Di setiap masa, ia tetap menjadi dirinya sendiri, tetap membawa ingatan dan cintanya. Tapi Dewi Sekartaji... selalu menjelma sebagai sosok berbeda, gadis lain dengan nama lain. Ia harus selalu diingatkan, dihidupkan kembali, dan diajak jatuh cinta sekali lagi. Dari dunia pegunungan, samudra bajak laut, padang pasir, hingga masa kini yang asing, mereka berdua berjuang untuk satu hal: cinta yang tak bisa dipatahkan oleh waktu. Tapi, mampukah cinta mereka bertahan ketika musuh lama ikut terbawa ke setiap masa? Atau justru cinta itu akan runtuh di masa terakhir - antara hidup dan mati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines