Story cover for AMIGDALA by yeoririeiieie
AMIGDALA
  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 18, 2023
Kutatap pendar matanya yang memikat,
tanpa disadari diriku telah jatuh terjerat.
Secercah rasa yang hadir tanpa maklumat,
tetapi esensinya menyilih begitu pekat.

Hanya satu detik,
namun mampu mengacaukan detak.
Lalu bagai dihinggapi ribuan kupu-kupu yang menggelitik,
seiring dengan merekahnya renjana nan semerbak.

Aku tertawan
Pada asmaraloka yang tak sengaja dia ciptakan.
Dan aku menolak untuk dibebaskan,
sebab telah kurelakan hati ini untuknya tanpa perlawanan. 

ㅤㅤㅤ-Persephone
All Rights Reserved
Sign up to add AMIGDALA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
TACENDA by Mulyaraga
69 parts Complete
Tacenda adalah segala yang dipilih untuk tak diucapkan, disimpan dalam senyap, dan mungkin memang lebih baik dibiarkan tetap menjadi rahasia. Tacenda kali ini bukan sekadar diam, melainkan kisah seorang gadis bermata teduh yang terjebak dalam epilog sebelum sempat menuliskan prolog. Gadis yang dengan teguh memeluk perasaannya sendiri, enggan memperdengarkan gemuruh hatinya kepada siapa pun. Ia memilih diam, bahkan ketika dunia memberi ruang untuk bersuara. "Jika dahulu aku mencintaimu tanpa alasan, maka sekarang aku melepaskan cinta itu dengan segala banyaknya alasan yang cinta itu berikan." Dialah Fazoya Aruna Zivara, gadis yang memandangi hidup lewat warna lilac dan mengejar makna dalam kepakan sayap kupu-kupu. Ia hidup dalam semangat yang lembut, penuh keteguhan yang rapuh. Cinta pertamanya adalah teman kecilnya-seseorang yang telah ia titipkan namanya dalam hati sejak lima tahun lalu, sebagai tokoh utama dalam skenario rahasia kehidupannya. Aruna takut. Bukan pada cinta, tetapi pada kemungkinan cintanya diketahui dunia. Ia takut menjadi cerita yang dibicarakan, dijadikan bahan tanya, atau lebih buruknya-dikasihani. Maka ia simpan segalanya. Ia belajar menerima luka, mengobati sendiri rapuh yang ia tahu akan datang suatu hari. Tapi sampai kapan kekuatan itu bertahan? Bagi Aruna, mencintainya bagaikan mengejar kupu-kupu di taman senja-semakin ia mendekat, semakin tinggi kupu-kupu itu terbang. Cinta itu bisa dikejar, tapi tak pernah benar-benar bisa digenggam. Seperti harapan yang menggantung, indah tapi menjauh. Lantas, akankah kupu-kupu itu akhirnya hinggap di jemari Aruna? Atau justru terbang semakin jauh, meninggalkan sang gadis bermata teduh dalam angin yang tak berjawab? Mari kita temani Aruna-menelusuri tiap langkahnya, menyingkap sunyi yang ia sembunyikan, hingga ia temukan sendiri akhir dari cinta yang tak pernah benar-benar mulai. ─────────ೋღ 🦋 ღೋ─────────
One More Chance by SereinLaco02
22 parts Ongoing
"kenapa kalian menatapku seperti itu?" "seperti itu bagaimana?" tanya Heeseung dengan sebelah alis terangkat keatas. raut wajahnya memang terlihat tenang, namun siapa sangka sebuah senyum miring tercetak samar dibelah bibirnya. "jadi.. Hyung menyukai pelukanku?" tanya Jungwon yang kembali melangkah maju mendekati Jake yang sudah tersudut didinding. "a-apa? a-aku kan hanya-" "menyukai tatapanku?" potong Jay yang tentu saja membuat Jake menelan salivanya susah payah. "i-itu aku hanya mengatakan secara acak! iya acak, kalian kenapa sih?!" seru Jake cepat, bahkan nada suaranya terdengar melengking diakhir. "Hyung menyukai saat kami memanjakanmu bukan." ujar Niki, yang seketika membuat detak jantung Jake semakin menggila. "dan cemburu saat kami dekat dengan grup lain." tambah Sunoo. Jake mengangguk tanpa sadar, namun beberapa detik setelahnya menggeleng kuat. Sunghoon yang sejak tadi diam melangkah lebih dekat, lantas mengangkat dagu Jake hingga kepalanya terangkat guna menatap wajahnya. "kau menyukai kami?"" Jake menyingkirkan tangan Sunghoon dari dagunya lantas mendengus sebal. "tentu saja aku menyukai kalian! kalian kan kel-" "ok.. jawabanmu kami terima dan kedepannya kau hanya perlu diam dan menikmati." potong Sunghoon diakhiri dengan kecupan singkat dibibir Jake. yang mana perlakukan tersebut membuat nafas Jake terhenti sesaat dengan fikiran kosong. terlebih saat Heeseung, Jay, Jungwon, Sunoo dan Niki ikut andil mengecup bibir ranumnya secara bergantian. "BIBIRKU?!!!!" teriak Jake saat sadar dari keterkejutannya.
Harapan Bunga Terakhir by safirapebrianaa
21 parts Ongoing
"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo.. bisa diem ga.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa
You may also like
Slide 1 of 10
Milova cover
TACENDA cover
Reynand & Joya | END cover
One More Chance cover
24/7-VerDika (BxB)🔞 cover
Equanimity(End) cover
Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP] cover
Harapan Bunga Terakhir cover
Is that Love?  cover
Mine cover

Milova

60 parts Complete

"Biasanya tuh nggak begini. Biasanya lancar jaya, lah ini kok jadi deg-degan begini ya..." Milo mengacak-acak rambutnya dengan kasar. "Lo ngomong apaan sih? Gue nggak ngerti. Jangan bertele-tele deh," tukasku kesal "Gue tuh mau nembak lo, tahu!" tukasnya sambil memanyunkan bibirnya. "Hah?" aku tergelak mendengar pengakuan Milo. "Iya, tapi gue bingung ngomongnya gimana..." keluhnya. Aku kembali tergelak. "Kan barusan lo udah ngomong?" "Iya juga ya?" Milo menggaruk tengkuknya salah tingkah. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku heran. "Jadi lo mau nggak?" "Tap-" "Tapi gue player? Gue udah tobat, bisa gue buktiin kok," potongnya cepat. "Tapi pasti lo mau ngomong itu kan?" Aku menarik napas dalam-dalam. "Gimana caranya gue bisa percaya kalo lo udah tobat jadi player?" "Dalam waktu satu bulan, gue nggak akan deket-deket sama cewek ataupun gombalin mereka." Dia menatapku penuh harap. ... Copyright ©2017, Katarinakr (#20 dalam highschool - 20 Oktober 2021) (#43 dalam viral - 11 November 2021) (#50 dalam viral - 20 Oktober 2021) (#57 dalam baru - 20 Oktober 2021) (#141 dalam teenfiction - 13 Juli 2017) (#74 dalam teenfiction - 18 Juli 2017) ... CERITA DI PRIVATE, KALO MAU BACA, FOLLOW AKU SEBELUM KALIAN ADD KE LIBRARY. [DILARANG KERAS MENJIPLAK SEBAGIAN/SELURUH ISI CERITA INI!]