Naira, seorang gadis pendiam yang lebih suka menghabiskan waktunya sendiri, tak pernah menyangka akan memendam perasaan pada Rafa, teman masa kecilnya yang kini satu pondok pesantren dengannya. Rafa, seorang pemuda cerdas, saleh, dan rendah hati, selalu menjadi sosok yang menginspirasi Naira sejak mereka kecil. Namun, rasa kagum itu hanya bisa ia simpan sendiri, takut perasaannya akan merusak hubungan baik mereka.
Selama lima tahun di pesantren, Naira hanya berani mengagumi Rafa dari kejauhan. Setelah lulus SMA, ia memberanikan diri mengirimkan sebuah email dan hadiah dengan nama samaran. Dalam pesan itu, ia mengungkapkan rasa kagumnya yang terpendam selama ini. Rafa yang penasaran akhirnya menyadari bahwa pengirim pesan tersebut adalah Naira. Meski terkejut, Rafa menerima kenyataan itu dengan tenang, namun ia memilih untuk tidak memberikan jawaban langsung, ingin memastikan segalanya tetap dalam koridor yang benar.
Ketika masa kuliah tiba, takdir mempertemukan mereka lagi di kota yang sama, meski berkuliah di universitas yang berbeda. Kampus mereka yang berdekatan membuat mereka sesekali bertemu. Hubungan mereka perlahan semakin dekat, meskipun keduanya tetap menjaga batasan sesuai nilai-nilai yang telah mereka pelajari di pesantren.
Namun, perjalanan mereka tidaklah mudah. Tantangan datang silih berganti: kesibukan masing-masing, rasa cemburu yang muncul tanpa kejelasan, dan keraguan apakah perasaan mereka dapat bertahan di tengah realitas hidup yang semakin menuntut.
"Crush with You" adalah kisah tentang keberanian mencintai, keikhlasan menerima, dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian cinta. Akankah Naira dan Rafa berhasil menemukan akhir bahagia, atau justru harus merelakan cinta mereka demi jalan hidup masing-masing?
Teman-teman sekelasnya mengharapkan senior year SMA mereka begitu meriah, penuh kejutan, kesenangan, dan tentu saja romansa.
Lain halnya dengan Xaqila. Ia hanya berharap bisa melewati tahun terakhirnya dengan tenang, diterima di universitas impian, tanpa drama. Lagi pula, apa sih yang bisa diharapkan gadis muda penderita diabetes seperti dirinya? Jangankan romansa, dia bersyukur kalau masih punya sahabat yang setia menjaga rahasia penyakitnya agar dia tidak dianggap invalid. Lebih baik berlindung pada alasan bulimia kala pertanyaan mendera soal kenapa kotak makan siangnya nampak terlalu sehat, kenapa dia selalu mengecek akg di balik kemasan makanan minimarket, dan kenapa dia nyaris selalu bermusuhan pada segala hal yang berbau manis.
Rasa manis bukan satu-satunya hal terlarang dalam hidupnya. Rasa sukanya pada Aarav juga terlarang. Lebih karena mereka sudah berteman selama rasa suka Xaqila pada cowok itu. Namun, semenjak Xaqila mengenal rasa manis yang berhasil dicecapnya selain dari makanan, pendiriannya mulai goyah.
Rasa manis yang berhasil ia curi dari ciuman Aarav, dan sejak itu dia tahu takkan sanggup menyimpan perasaannya lebih lama.
#ColorfulDaysofAprilChallenge