AmandaVano [ON GOING]

AmandaVano [ON GOING]

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 1, 2023
"ANJING LO!!" Amanda menampar wajah Vano. Dan Vano hanya tersenyum miring tanpa rasa bersalah sedikit pun. Kemudian Alana berlari, pergi meninggalkan Vano bersama yang lainnya. Ia diikuti oleh kedua sahabatnya. "Emang benar benar gila lo Van," balas Gilang. Mata Vano kembali tertuju kepada Mona. "Gimana, lo udah percaya kan. Jadi, lo gak usah gangu gue lagi." Setelah mengucapkan kalimat terahkir buat Mona, ia pergi begitu saja. Tanpa merasa iba melihat Mona sedikit pun. Hati Mona tersayat di buat Vano, namun Mona takkan mudah menyerah begitu saja. ⚠️ DILARANG KERAS MENIRU KARYA ORANG LAIN ⚠️
All Rights Reserved
#505
amanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Another Pain (END) ✔
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • Lucky ㅡ [COMPLETED]
  • SILENTIUM || End✓
  • Dia Anggana.
  • Perjalanan Kehidupan Kedua (end)
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • C I N (T) A (COMPLETE)

[COMPLETED] [BELUM DI REVISI] Mereka pernah berkata, jika rumah adalah tempat ternyaman untuk pulang. Mereka juga pernah berkata, jika keluarga adalah orang pertama yang akan menghantarkanmu pada kebahagiaan. Tapi baginya semua itu adalah dusta. Justru merekalah yang menorehkan luka yang teramat dalam hingga sulit untuk di sembuhkan. Perihal rasa sakit yang melebihi batas wajar. ⚠️ adegan yang tidak pantas dalam cerita ini, tidak untuk di tiru. Bijak dalam membaca, ambil segi positifnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines