Balai Yasa Waktu

Balai Yasa Waktu

  • WpView
    Leituras 264
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, mai 25, 2023
Ketika dihadapkan dengan pilihan, apakah ego atau nurani yang berbicara? 10 Januari 2115 Setelah perkembangan dunia perkeretaapian di Indonesia menjadi sangat maju, masyarakat mulai percaya kembali dengan jasa perkeretaapian. Namun, masih ada satu kendala: tak semua orang menginginkan itu. Munculnya kembali ARS, membuat Koko-yang sekarang menjabat Dirut ISR-harus beraksi kembali dengan Robbie dan ditemani juniornya yang baru terjun ke dunia perkeretaapian: Reta. Selain itu, munculnya sesosok misterius yang mengaku bernama Jayabaya, selalu datang menolong di saat yang tepat. Mengapa ARS bangkit kembali? Akankah Koko mengungkap misteri dari kebangkitan ARS kembali? Dan, siapakah Jayabaya? Sekuel dari Stasiun Waktu (Untuk membaca karya ini, silahkan klik link Karyakarsa di profil saya. Cerita di Karyakarsa dan Wattpad akan diusahakan update dua minggu sekali, dan tentunya bagian terbaru akan di-update duluan di Karyakarsa)
Todos os Direitos Reservados
#17
keretaapi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Good Doctor
  • D-I-M-E-N-S-Y 2030
  • [Boboiboy] Kapten - do you know me?
  • Lintas Waktu (Tamat)
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • RENSYA ( REVISI )
  • [End] Aurora | Kimetsu no Yaiba
  • DERSIK
  • ALEYA~~
  • Cinta Itu Polos?

Lara dan emosi telah terkubur dalam. Meninggalkan kenyataan akan kedudukan, keluarga dan kenangan. Dia telah melihat bagaimana kehidupan dulu, meski sementara lalu kembali terhapus setelah bangun kembali. "Setidaknya aku akan berusaha bahagia lagi. Meski mungkin sulit." Bibirnya tersungging meski tak mendapatkan emosi dari ingatan terdahulu. "Terimakasih Dion dan Arsena. Kapal layar telah sampai di tujuan, kini giliran kapalku yang berlayar di semesta luas ini." Dipandangnya kedua sosok itu lalu membungkuk memberikan salam terakhir. ... Terbangun dari sisa mimpi, hanya nama samar Arsena yang masih lekat. Ia sedikit takut lupa. Hari masih gelap, jika kembali tidur mungkin akan benar-benar lupa sisa mimpi ini. "Huahh, alat tulis. Mesti harus ada bekas mimpi." Ujarnya usai menguap lebar. Menengok ke kiri dimana nakas berada, namun tak satupun benda untuk menulis berada. Sementara hasrat kembali tidur kian menguasai. Jujur saja bagi buta ini amat dingin hawanya, sehingga ia menyerah terhadap kantuk. Karya ke tiga nih, semoga menghibur 😁 Vote dan kasih komen pliss.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo