Balai Yasa Waktu

Balai Yasa Waktu

  • WpView
    Reads 264
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 25, 2023
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Ketika dihadapkan dengan pilihan, apakah ego atau nurani yang berbicara? 10 Januari 2115 Setelah perkembangan dunia perkeretaapian di Indonesia menjadi sangat maju, masyarakat mulai percaya kembali dengan jasa perkeretaapian. Namun, masih ada satu kendala: tak semua orang menginginkan itu. Munculnya kembali ARS, membuat Koko-yang sekarang menjabat Dirut ISR-harus beraksi kembali dengan Robbie dan ditemani juniornya yang baru terjun ke dunia perkeretaapian: Reta. Selain itu, munculnya sesosok misterius yang mengaku bernama Jayabaya, selalu datang menolong di saat yang tepat. Mengapa ARS bangkit kembali? Akankah Koko mengungkap misteri dari kebangkitan ARS kembali? Dan, siapakah Jayabaya? Sekuel dari Stasiun Waktu (Untuk membaca karya ini, silahkan klik link Karyakarsa di profil saya. Cerita di Karyakarsa dan Wattpad akan diusahakan update dua minggu sekali, dan tentunya bagian terbaru akan di-update duluan di Karyakarsa)
All Rights Reserved
#13
sainsfiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANOI 1894 - The Disastrous Ritual
  • Good Doctor
  • Lintas Waktu (Tamat)
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • Cinta Itu Polos?
  • [Boboiboy] Kapten - do you know me?

Urai tak jera mencari perhatian pemuda pujaan hatinya. Sementara Deka selalu sinis dan sarkastis pada Urai yang menurutnya tukang pembuat onar. Sampai akhirnya sebuah anomali alam membuat kedua insan itu terlempar ke dalam portal gaib. Mendadak, mereka terjebak dalam situasi genting. "Kenapa pakaian mereka seperti pakaian orang Dayak zaman dulu?" bisik Urai. "Aku juga nggak tahu," balas Deka. "Deka, kita di mana sebenarnya?" Urai meremas lengan pemuda di sampingnya. "Rai, aku takut masalah kita bukan cuma di mana kita, tapi di tahun berapa." Mata Urai membelalak. "Ki-kita kembali ke masa lalu?" Belum sempat menjawab, Deka merasakan hantaman keras di bagian belakang kepala. Alam sekitar seketika menjadi gelap. Samar-samar ia mendengar jeritan Urai meminta tolong. . . nataliafuradantin ~ 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines