One Thousand Story: First Story

One Thousand Story: First Story

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 16, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Shenma, dia adalah salah satu dari orang yang berhasil memindahkan kesadarannya kedalam dunia virtual kedua setelah Zesphia. Perjalanannya didalam dunia virtual telah membawa nya kedalam sebuah ruangan seperti perpustakaan dan ada sebuah buku yang melayang ditengah ruangan tersebut. Buku itu mengatakan: "Ambillah buku-buku yang kosong itu dan tulislah ceritamu sendiri". Sebuah informasi masuk kedalam pikiran Shenma yg membuat dia mengetahui cara menggunakan buku itu [Ini adalah cerita pertamamu, dunia pertama adalah sebuah dunia fantasi dimana iblis dan manusia berperang. Buatlah karaktermu dan pergilah] Cover book: Dreamerland
All Rights Reserved
#151
action-adventure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alverina Swordman
  • Garis Singgung Dua Dimensi (END SEASON)
  • Luna's Beasty
  • When an Antagonist becomes Heroine
  • change the life of the evil princess [End]
  • THE NEW WORLD

Muthia Alverina, seorang gadis SMA yang gemar membaca dongeng dan cerita fantasi, bercita-cita menjadi penulis fiksi. Ia selalu membayangkan dunia petualangan yang penuh keajaiban, tetapi tak pernah menyangka bahwa hidupnya sendiri akan berubah menjadi seperti dongeng yang ia sukai. Suatu hari, saat mengunjungi perpustakaan untuk meminjam buku dongeng favoritnya, Muthia tanpa sengaja menemukan sebuah buku misterius yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Rasa penasarannya mendorongnya untuk membuka buku itu-dan dalam sekejap, dunianya berubah. Ketika sadar, ia telah berada di tempat asing, dikelilingi oleh makhluk-makhluk misterius yang tampak menyeramkan. Aura aneh dalam dirinya membuat mereka menganggapnya sebagai ancaman. Mereka berusaha membunuhnya. Ketakutan melandanya, hingga seorang pemuda berambut merah muncul dengan pedang di tangannya. Dengan keberanian luar biasa, pemuda itu melawan makhluk-makhluk tersebut dan menyelamatkannya. Namun, itu hanyalah awal dari segalanya. Tanpa tahu bagaimana cara kembali, Muthia harus menghadapi kenyataan bahwa dunia fantasi yang kini menjadi nyata bisa saja jauh lebih berbahaya daripada yang pernah ia bayangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines