sakura in the rain

sakura in the rain

  • WpView
    LECTURAS 18
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jul 22, 2026
"kenapa pelangi selalu datang setelah hujan?" "hm.... mungkin keindahan itu datang nya diakhir setelah hujan yg menghapus beban bumi" "tapi aku tidak menyukai hujan" "kenapa?" "karna setelah menikmati hujan aku akan sakit" ................. bagaimana jika kalian memiliki saudari kembar? begitu juga dengan sakura yang memiliki saudari kembar bernama sakira, bisa diblng sakira adalah kakaknya yg lahir hanya beberapa menit diatas nya. namun sakura harus selalu mengalah untuk kembarannya yg terbilang lemah , apakah sakura akan selalu mengalah atau sebaliknya ... happy reading guysss......🌸🌸🌸🌸🌸
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love me or die
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • Reflected Fate: The Duchess Who Should Have Died [HOONSEUNG]
  • Possessive Male Lead
  • Cupiditas Vitae [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • CONTROLLED CHAOS
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Rewriting The Villain

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido