We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
EXTRICE

EXTRICE

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 16 hours ago
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Pertemuan saat itu menjadi takdir antara keduanya. Jennie Kim jadi lebih sering bertemu dengan Kim Taehyung. Pria itu selalu ketus padanya, ntah apa yang di lakukan ia padanya pria itu seperti ini. Kim Taehyung yang kadang merasa sering di repotkan oleh gadis ini merasa kesal tapi seiring berjalan nya waktu saat gadis itu menghilang, ia panik setengah mati seakan kehilangan separuh hidupnya Semua itu karena masa lalu di balik keluarga Kim Taehyung yang menyebabkan Jennie-nya pergi, lantas harus bagaimana ia membujuknya kembali? "Kau buktinya menjadi bagian pembunuhan itu" "Aku tidak ada cara lain lagi Jennie Kim!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • Murid Sialan
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • I Am In Novel?!!
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • Male lead Antagonist

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines