Ambivalen {Sungjake}

Ambivalen {Sungjake}

  • WpView
    Reads 3,065
  • WpVote
    Votes 343
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 29, 2023
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Dalam hidupnya, hari dimana ia mendapat kenangan bahagia bersama Gelangga, adalah hari yang paling menyenangkan. Walau potongan memori itu sudah tidak tersisa lagi pada Gelangga, Janest tetap menjaganya baik-baik dalam ingatan. Tidak dibiarkan siapapun untuk membuat setitik bahagianya menjadi berantakan. Janest kira, hari itu akan menjadi titik cerah. Namun, nyatanya ia salah. Perjalanannya untuk mendapatkan cerita indah harus menemui segala gundah. Semesta tidak sebaik itu untuk sukarela membiarkan kisahnya merekah. Pada akhirnya, yang Janest lakukan hanya pasrah. Jika memang takdir meminta Janest untuk menunggu dan berjuang lebih lama, Janest menerima. Walau sebenarnya, ia punya satu tanya. Tentang Janesta dan Gelangga, apakah hanya menjadi sebatas andai kata tanpa terwujud nyata? Janest sadar, berharap pada Gelangga yang menjadi definisi sempurna untuk menggenapkan hidupnya, adalah salah satu bagian dari lengkara. Tapi, nyatanya Janest masih memaksa. Dan membiarkan dirinya terlalu dalam terpesona. -BxB -SungJake -Please be wise in reading ©cover by pinterest
All Rights Reserved
#57
sungjake
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marriage Wounds [Jayhoon]
  • DION DAN GABRIEL (BXB)
  • Lubang Idaman Season 3 ✔️
  • MINE 🔞 - SUNSUNJAY (Completed)
  • AMIGDALA | Jaemren
  • Cinta yang Tabu
  • Only You [Woosahi/Jeongsahi] [End]
  • The Hidden ✔️
  • HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)

Tak pernah terlintas dalam benaknya, bahwa wanita yang ia junjung setinggi langit, yang cintanya ia jaga bak bara dalam dada, ternyata memilih bermain api- mengabaikan hangat yang tulus, demi nyala yang membakar tanpa arah. Dialah satu-satunya, pikirnya. Ia rela menari di atas mawar berduri, berdarah demi cinta yang tak pernah ia ragukan. Namun kenyataan bicara lain: ia bukan tempat pulang yang dipilih, melainkan bayangan yang ditinggalkan di ujung senja. Saat rencana yang ia bangun mulai retak, ketika harapan nyaris padam, hadirlah seorang malaikat- bukan dengan sayap, melainkan dengan kehadiran yang tenang dan tangan yang menguatkan. Ia tak bertanya, tak menuntut, hanya hadir dan membantu. Dan di situlah hati mulai goyah. Bukan karena ia lemah, tapi karena hangat itu berbeda, tulus tanpa syarat, menguatkan tanpa mengikat. Jatuh hati pada sang malaikat... bukan bagian dari rencana. Ia hanya datang untuk menolong, bukan untuk dicintai. Namun siapa yang bisa melawan takdir, saat hati akhirnya menemukan damai yang tak pernah diminta, tapi begitu layak untuk dimiliki? Cerita ini hanya fiktif belaka , apabila terdapat kesamaan nama, tokoh/karakter, tempat dan alur dalam video ini, hanya merupakan kebetulan semata tanpa ada unsur kesengajaan. Dan segala bentuk ketikan atau kata-kata dalam cerita ini sepenuhnya adalah karangan dan tidak ada maksud menyinggung atau merugikan pihak manapun. salam hangat, fluffy :p

More details
WpActionLinkContent Guidelines