Venus And Vina

Venus And Vina

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 22, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Malam itu gue gak pake pengaman, jadi kalau ada apa-apa jangan lupa telpon gue" ucapnya sambil tersenyum miring "Pake pengaman?, Maksudnya?" Tanyanya polos Mendengar pertanyaan dari Vina cowok itu tersenyum puas, sambil mengacak rambut milik Vina. "Nanti juga Lo paham" katanya kini sambil mencubit pipinya Vina "Apasih! Lepasin!" Seru Vina setelah mendapatkan perlakuan dari cowok tersebut. Cowok tersebut tersenyum lagi, apakah dia orang yang tipenya suka tersenyum? Walaupun senyum itu sangat aneh seperti senyum para psikopat. "Gue Venus" ucapnya singkat, sambil menatap Vina dengan tatapan aneh, sembari memberi sekotak susu yang di pegangnya. "Ak_, gu'ue Vina" kata Vina gemetar lalu mengambil kotak tersebut dengan tangan yang tak kalah bergetar kencang. Melihat tingkah lakunya, Venus merasa gemas, tingkah lakunya begitu netral dan yang pastinya kekanak-kanakan. "Kalau mual jangan lupa kabari ya!" kata Venus dengan senyum khas miliknya lalu pergi meninggalkan Vina yang takut setengah mati. "Ha? Mual? Maksudnya?" Tanya Vina bingung menatap Venus yang telah keluar dari supermarket. "Apasih maksudnya?" Tanpa berlama-lama gadis berusia 15 tahun berjalan menuju kasir untuk membayar belanjaannya. Gimana selanjutnya? Apakah Vina menyadari perkataan Venus?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eight Prince GoodLooking (End)
  • Be Yours
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • I Became the girlfriend of an Antagonist [END]
  • Cute Boys.[Bl]
  • Sakura✔️
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Avisha or Avalle : An Extra
  • Detective Vina

"Max...Maxim..." seru Venus memanggil Max. Max keluar dari dalam kamar mandi. Betapa terkejutnya mereka berdua dalam keadaan seperti ini. Venus menjerit langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. "Manager ini, kenapa main masuk seenaknya, ini kan kamar cowok" "Mana gue tau lo baru mandi, lagian kenapa lo nggak pakai handuk sih" seru Venus masih menutup matanya. Maxim kalang kabut bingung dalam kondisi seperti ini, dia menarik selimut di atas tempat tidur dan menutupi bagian bawah tubuhnya. "Manager jangan pernah mengintip ya? Kalau mengintip, awas" ucapnya memperingatkan. "Untuk apa mengintip" jawab Venus memejamkan matanya dan menutupinya dengan kedua telapak tangannya. Namun tiba-tiba, "Maxim" seru D membuka pintu kamar. Dalam kondisi seperti ini kesalahan yang dilakukan Max adalah menarik Venus ikut masuk ke dalam kamar mandi. Venus berteriak ketika melihat Maxim dalam keadaan setengah telanjang, otomatis Max langsung membekap mulutnya, menariknya ke dalam kamar mandi dan langsung mengunci pintunya. "Maxim" seru D memanggil Max lagi. "Diam sebentar di sini, kalau kita ketahuan seperti ini bisa gawat" ucap Max berbisik. "Lo yang bikin masalah tambah rumit, kenapa lo narik gue ke sini?" bisik Venus sambil menyingkirkan tangan Max.

More details
WpActionLinkContent Guidelines