FURY : Aku Suka lauT

FURY : Aku Suka lauT

  • WpView
    Reads 357
  • WpVote
    Votes 166
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 19, 2023
Aku mengatakan pada ibuku bahwa aku mengalami perundungan. Namun dia berkata, "Bertahanlah! Kamu harus menahannya." Tapi, saat aku mengatakan menyukai laut. Kenapa dia marah? Ibu, aku hanya menyukai laut. Karena mimpiku adalah hidup bersama laut. "Selamat tinggal! Aku menyayangimu, ibu." Kalimat itu akan ada di surat wasiatku. Aku adalah anak durhaka, aku akan pergi mencari kebahagiaanku dan meninggalkan ibuku seorang diri. Namun, sebelum semua itu terjadi ada hal yang harus ku ceritakan. Ya, ini kisahku dan orang-orang yang kutemui di pulau ini. Teman? Ya, mungkin kita adalah teman. Kita menjadi teman karena tujuan kita sama yaitu meninggalkan dunia yang kejam ini. Apakah kalian mau ikut bersama kami? 🌊.........................🐠.........................🌊 Masih ingat kah dengan Rarala? Biar author ingetin lagi nih. Dalam Hi Rarala : The Beginning of Florence, Rarala adalah sosok imajinasi Rara yang mengidap skizofrenia. Lantas apakah cerita ini juga imajinasi Rara? Atau justru ada misteri lain di dalamnya? Cuz! Langsung aja read biar kalian yang menilai. Jangan lupa hargai author untuk ❌TIDAK MELAKUKAN PLAGIARISME. Jadilah pembaca yang bijak karena beberapa adegan mengandung kekerasan. Thank you for your attention! Selamat membaca :) And salam Luzzani! 🏆#1 kisahksihsma 🏆#1 90-an
All Rights Reserved
#394
merah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Let Me Love You Longer
  • Misteri- US
  • Kalaya [END]
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • I'm a Girl, Bos!

{FOLLOW KALAU SUKA, MENTEMEN} "Karel, kamu sudah makan? "Peduli banget gue udah makan apa enggak," "Eh ... Dengar ya ... Lo disini bukan berarti lo bebas mau tau tentang gue" "Kamu harus makan," "Kata mama, maag kamu tidak boleh kambuh lagi" "Mau lo apasih? Hah?," "Terserah gue makan apa enggak, gak ngaruh ke elo, gue sakit apa enggak itu bukan urusan lo" "Jelas itu urusan aku, aku gak mau kamu sakit" "Lo suka gue?" "Kalau iya kenapa?" "Jauhin perasaan lo, karena sampai kapan pun lo akan selalu sama dimata gue," "Pembunuh!" *** Mungkin dari sekian cerita yang ada, ceritaku ini tak sebanding dengan cerita lainnya. tapi jujur ini aku mendalami banget biar suasana hati para tokohnya nyampai ke kalian juga hehehe. Mau tau kisah mereka? yuk mampir siapa tahu nambah. Baca Prolognya aja dulu. Kalau gak suka dimohon dengan hormat buat meninggalkan lapak ini. Menarik? monggo di baca gak ngurangin rasa hormat saya ke kalian :) Plagiat tidak diperbolehkan karena hak cipta dilindungi undang-undang. Ditulis : 14 Agustus 2021 Publis : 3 Januari 2022 End : 21 Oktober 2025 Cover by @Pinterest Edit by me

More details
WpActionLinkContent Guidelines