The Wounds We Carry

The Wounds We Carry

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 24, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
[TEEN FICTION • ON GOING] Fisha pikir, kehadiran Gahan hanyalah angin lewat--sebatas teman sekolah yang pernah mengobrol. Tapi cowok itu muncul lebih sering di kehidupannya. Gahan datang membawa cerita, kekacauan, dan kehangatan kecil yang Fisha pikir tidak akan pernah ia punya. Namun semakin mereka dekat, semakin banyak kejutan terbuka: rahasia yang tak terduga, luka lama yang ternyata belum sembuh, dan kenyataan bahwa kadang orang yang paling berisik justru menyimpan rasa sakit terdalam. Sejak itu, hidup Fisha tidak pernah sama lagi.
All Rights Reserved
#752
youngadult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines