The Way I Break Your Curse

The Way I Break Your Curse

  • WpView
    Reads 1,915
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 15, 2025
Sebelum kematiannya, Madara meminta Hashirama untuk menatapnya. "Aku membencimu Hashirama,". Si pemilik nama tertawa, "Aku sudah tau, kawan.". "Tatap mataku, untuk yang terakhir kali." pinta Madara, tanpa pikir panjang Hashirama mengiyakan permintaan Madara. Ia mengira Madara yang sudah kehabisan cakra tidak akan mampu mengeluarkan jurus anehnya, ternyata salah. Ia malah mengutuk sahabat dan rivalnya itu dalam keabadian. Hashirama hidup ratusan tahun untuk mencari tahu bagaimana mematahkan kutukan tersebut. Harapannya hampir pupus, namun seorang Hokage di masa depan meramalkan nasibnya, "Sekitar dua ratus atau tiga ratus tahun lagi Uchiha Madara akan lahir dari keturunanku. Tidak jelas ia akan lahir sebagai laki-laki atau perempuan, dia sendirilah yang akan mencabut kutukan keabadian itu." Dan benar saja, Uchiha Madara terlahir kembali, tetapi yang tidak Hashirama sangka, ia malah jatuh cinta pada reinkarnasi Madara yang berwujud perempuan. Warning: AU, not cannon, reincarnation, Hashirama x fem!Madara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naruto : Kekuatan Jubi
  • Lahir Kembali menjadi pembantu Shodaime (fanfic Naruto)
  • Naruto : Legendary Of The Leaf
  • Naruto : Keturunan Madara Uchiha
  • Actually, I am A Two People
  • Naruto : Rokudaime Hokage
  • Naruto Second Chance
  • Naruto : Returning Heaven
  • Your Love ✔️
  • Naruto : Kekuatan Rantai Dewa

Update Di Usahakan Setiap Hari Setiap orang yang melihat pria itu berpikir, "Yondaime-sama!" Hiruzen berjalan ke arah pria yang hanya berdiri di sana mengamati semua orang di sekitarnya dengan hati-hati, "Minato apakah itu kamu?" Dia bertanya pada pria berambut pirang yang muncul dari cahaya yang menyilaukan. Naruto hanya menatap pria itu dengan tatapan sendu; pria di depannya adalah Hiruzen Sarutobi, Hokage Sandaime yang telah meninggal bertahun-tahun yang lalu selama invasi suara dan pasir dari daun tersembunyi. Naruto menyadari bahwa semua orang menatapnya. "Sebenarnya tidak, namaku Naruto. Bisakah aku berbicara denganmu secara pribadi?" Naruto bertanya, menggaruk bagian belakang kepalanya. Sandaime tua itu mengangguk dan memberi isyarat agar dia mengikuti. Ninja lain melihat bahwa pria itu pergi dengan pemimpin mereka bubar. Satu-satunya yang tinggal adalah seorang gadis berusia lima belas tahun dengan rambut pirang yang diikat menjadi dua ekor babi yang mencapai punggung bawahnya. Dalam sekejap dia pergi, tidak meninggalkan jejak bahwa dia pernah ada di sana sejak awal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines