HIRAETH

HIRAETH

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Jika semua orang memiliki tempat untuk pulang yang disebut dengan rumah. Lantas bagaimana dengan orang yang tidak punya rumah untuk pulang? Apakah rumah yang selalu orang maksud adalah berbentuk bangunan yang terdapat pintu dan jendela? Jika itu rumah yang dimaksud lantas mengapa ada sebagian orang yang raganya pulang ke rumah namun jiwa nya entah kemana. -Nindia
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Stranger
  • 6 Raga 1 Jiwa [BOYNEXTDOOR]
  • Why Me? || Zhong Chenle
  • FROM HOUSEMATES TO SOULMATES [End]
  • My beloved, My home
  • Far From Home [TERBIT]
  • ALEENA'S LIFE

"Seperti apa rumahmu?" Beberapa orang akan menjawab dengan jawaban seperti, "sebuah bangunan yang memiliki pintu, jendela, atap, dan menjadi tempat untuk tinggal dan beristirahat." Tapi bagi Sean, rumahnya adalah seorang wanita yang memiliki tinggi 157 cm dan bekerja menjadi perancang busana. Setiap berada di dekat wanita itu ia merasa seperti sedang berada di rumahnya. Dan Sean adalah rumah bagi seorang gadis pecinta es jeruk yang berambut hitam dengan poni berwarna kuning di pinggir wajahnya. Bukan karena gadis itu sudah mengenal Sean dalam waktu yang lama, tapi karena Sean mampu membuat gadis itu merasakan bagaimana hangatnya berada di rumah. Pada akhirnya pertanyaan "seperti apa rumahmu?" berubah menjadi, "siapa rumahmu?" Maka dari itu, temukan rumahmu. Jika tidak bisa menemukan rumahmu, jadilah rumah untuk dirimu sendiri. tw // harshword , violence , mental illness , accident , suicidal thought - Status: complete Start: 8 September 2021 End: 22 November 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines