Ambliopia

Ambliopia

  • WpView
    LECTURES 24
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., août 15, 2023
"Setiap orang punya masa nya, people come and go mungkin bisa dibilang begitu", ucap lelaki itu. Suara yang terdengar samar-samar karena terbawa angin, "entah ia pergi sendiri atau dipanggil Tuhan, menurutmu mana yang lebih menyakitkan?", tambahnya Yang terlihat bahagia pun belum tentu bahagia, mereka yang tertawa paling keras ataupun yang terdiam seribu bahasa menyimpan luka nya masing-masing. Mereka yang percaya akan Putih dan Hitam tidak akan pernah melihat Abu-abu. Dan mereka yang hanya menginginkan keluar dari zona abu-abu tanpa tindakan tidak akan pernah keluar dari zona itu. #jaeminalternaifuniverse Hai semua... Buat kalian yang baca mohon komentarnya yaaa, biar aku bisa perbaiki. Cerita ini aku buat berdasarkan riset yang aku lakuin di lingkungan sekitar, untuk mereka yang takut buat melangkah ataupun masih ragu-ragu. Hal ini juga berlaku buat kalian yang ingin melakukan sesuatu yang kalian suka tapi takut sama hasilnya "cukup percaya sama takdir bahwa semua akan baik-baik saja walaupun mungkin apa yang akan kalian hadapi nggak semua nya baik".
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • If I Had to Choose
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • GRIZLEN {On Going}
  • CEZALINE
  • Larasuma: Satu Langit, Satu Arus [UPDATED!!!]
  • Araleya: Titik Temu Semesta
  • Manisnya TeBu
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Antara Langit Dan Perasaan
  • Alam Byantara

Aurelline Elara tak pernah menyangka bahwa langkahnya ke Sydney bukan hanya untuk mengejar gelar, tapi juga bayang-bayang masa lalu yang belum selesai. Satu tahun lalu, Darren Mahendra-sosok yang mengisi hari-harinya dengan ketulusan-menghilang tepat di malam ketika ia hendak menyatakan cinta. Tanpa pesan. Tanpa jejak. Hanya luka yang tak pernah bisa benar-benar sembuh. Kini, Aurel berkuliah di negeri yang jauh, berharap bisa menemukan Darren kembali, atau setidaknya, mendapatkan jawaban. Namun takdir membawanya bertemu Keiran Evander-pria yang ceria, perhatian, dan penuh kejutan. Tanpa Aurel tahu, Keiran adalah bagian dari masa kecilnya yang telah lama hilang. Ia pernah berjanji akan menikahi Aurel di bawah pohon mangga masa lalu. Dan kini, diam-diam, ia menepati janji itu dengan caranya sendiri: dengan selalu ada di sisi Aurel... meski Aurel tak menyadarinya. Lalu, Darren benar-benar kembali. Dengan nama baru, luka lama, dan sebuah rahasia besar yang mengubah segalanya. Ia bukan menghilang karena ingin-tapi karena dipaksa menjauh oleh takdir yang kelam: sebuah tragedi, tuntutan, dan kematian. Kini ia datang sebagai pria yang telah bertunangan, bukan karena cinta... tapi karena janji terakhir sang ibu. Di antara dua hati-satu masa lalu yang belum usai, dan satu yang perlahan tumbuh dalam diam-Aurel dihadapkan pada pilihan. Akankah ia kembali pada cinta yang sempat hilang? Atau memilih seseorang yang diam-diam telah menggenggam hatinya begitu dalam?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu