SELINA?
  • WpView
    Membaca 278
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 22, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"iya Ar nggak papa, aku tau kok Syila lebih butuh kamu dari pada aku." Hembusan nafas lega itu terdengar jelas dari Ares. Ia tahu Selina pasti akan memaafkannya meskipun dia sudah menunggu lebih dari 2 jam. Ares sempat curiga sebenarnya terbuat dari apa hati sahabatnya ini, seumur hidup ini Ares belum pernah menemukan gadis sesabar dan sebaik Selina. "Lo tau kan gue ke sini buat ngomong kita nggak jadi pergi? Lo nggak marah? " tanya Ares membuat Selina menggeleng spontan. "Nggak kok, aku nggak marah. " ucap nya dengan senyum tulus yang terbingkai di bibir kecilnya. Heran? Iya, belum ada yang bisa menjelaskan keheranannya. Siapa yang bisa mendeskripsikan seluas apa sabarnya Selina untuk Ares. Next aja ya guys cuss langsung ke prolog.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DeaSea
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Izinkan Aku Bawa Cinta Ini
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Promise
  • Strong Girl Michella (END)
  • ADVINES [TERBIT]
  • AKSAFA (End)
  • Adi, Una dan Arya (Komplotan Pejuang Nilai)
  • Senja dan Angkasa
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan