The Rules Of Heart

The Rules Of Heart

  • WpView
    Odsłon 29
  • WpVote
    Głosy 2
  • WpPart
    Części 6
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., paź 14, 2023
Perpisahan Tan dan Rey yang menyebabkan luka dan kesalah pahaman, mereka harus bertemu kembali. Bagaimana bisa ikatan takdir yang ingin ku buang datang kembali lagi, arus yang tenang itu mulai mengguncang sedikit demi sedikit menggerus karang yang sudah mengeras dan mengakar didalam hati. "Kalau kamu memilih menyerah, kenapa kamu harus kembali lagi Tan?" Teriak keras Rey. "Kamu itu pecundang, pecundang yang paling aku benci dan gak mau aku kenal." Tanpa terasa oleh Rey air mata nya menetes. Tan Hanya terdiam tak mampu berkata ia berfikir mungkin lebih baik dia diam sambil menunggu Rey tenang. Tan mencoba berbicara kepada Rey" kalau saat itu aku tidak menyerah, mungkin saat ini aku tidak bisa berdiri dengan berani di hadapan mu Rey." benang takdir yang ku kira sudah putus, ternyata telah melampaui waktu dan mengikatku kembali.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Izinkan sekali saja
  • Promise
  • The Pain We Never Said
  • Flat Heart
  • Keenanda
  • Jangan Pergi [TERBIT]
  • Been You
  • TAK BERSAMBUT
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA

Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści