DEEP SECRET

DEEP SECRET

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 2, 2023
"Kebohongan dan rahasia, mereka seperti kanker dalam jiwa. Mereka menggerogoti apa yang baik dan hanya meninggalkan kehancuran." - Cassandra Clare ••• Berita yang meggemparkan seluruh jagat maya dan BHS (Brilliant High School). Sekolah yang terkenal dengan murid berprestasi juga dari kalangan keluarga terpandang. Berita kematian salah seorang siswi perempuan dengan prestasi yang luar biasa membuat para warga sekolah tak habis pikir dengan kematian siswi tersebut. Diduga siswi tersebut tewas bunuh diri. Olah TKP juga autopsi pun telah dilakukan dan hasilnya sangat mengejutkan. Beberapa murid terlihat sangat tidak percaya akan hal tersebut dan beberapa murid lainnya mengira bahwa siswi yang tewas mengalami tekanan mental akibat masalah pribadi hingga akhirnya ia mengakhiri hidup dengan sangat tragis. Karena kematian siswi tersebut membuat dua orang yang dikenal sahabatnya, Skyler dan Valerie merasa ada kejanggalan pada kematian sahabatnya. Kejanggalan tersebut membuat Skyler dan Valerie penasaran dan curiga dengan BHS dan para murid di dalamnya. Apalagi mereka berdua bukan berasal dari murid BHS yang tentunya tidak banyak mengetahui informasi sekolah itu. Apakah tewasnya siswi perempuan tersebut benar karena bunuh diri? Atau ada dalang dibalik semuanya? Adakah orang yang patut dicurigai? Atau bahkan orang yang patut kehilangan nyawa seperti siswi tersebut? Apa yang akan mereka lakukan? Apakah rasa penasaran dan kecurigaan itu benar, atau hanya membuang waktu mereka untuk menambah masalah dan beban hidup mereka saja? Semua bisa saja terjadi. ••• "BHS ini, punya 14 anak murid kesayangan karena prestasi yang diraih cukup luar biasa baik dari akademik maupun non akademik," jelas siswi perempuan sembari menunjuk jajaran foto yang tertera di mading sekolah. Sementara dari kejauhan terdapat seseorang yang menyilangkan kedua tangannya didada dengan senyuman yang menyeringai juga sorot mata tajam. "Selamat datang, selamat bergabung. Selamat bermain."
All Rights Reserved
#881
tekateki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] High School of Mystery: Russet Case
  • [TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • [END] High School of Mystery: Cinereous Case
  • Crumbling Of Caste
  • DEADLY CURSE [Completed]
  • Murder of the Principal [END]

[High School of Mystery 4] Sisi hanya bisa pasrah seraya menggerutu dalam hati saat Ellion yang disangka delusional terus mengekor karena mengaku sebagai cinta pertamanya. Selain karena tidak mau diganggu oleh kedua sahabatnya yang ingin "balas dendam", dia tidak terlalu menyukai keberadaan pemuda itu karena pemikirannya yang kadang bisa dikatakan absurd. Suatu hari, Sisi pergi ke markas lantai tiga untuk menenangkan diri. Seperti biasa, Ellion mengikutinya. Karena bosan, gadis berkacamata tipis itu akhirnya memutuskan untuk menceritakan kasus yang pernah terjadi berhubungan dengan ruangan yang mereka jadikan markas. Saat itu, Sisi terpaksa keluar dari kelas karena berdebat dengan Kevin saat jam pelajaran seni budaya. Meskipun kesal, gadis berkacamata itu terpaksa dihukum membersihkan ruangan kosong di sekolahnya bersama ketua OSIS yang ternyata buta nada. Ruangan tersebut berada di lantai tiga, tempat yang sangat strategis. Sehingga Kevin yang iseng memandang bangunan sekolah menemukan mayat di antara tumpukan sampah. Tanpa pikir panjang, laki-laki bita nada yang saat itu masih menjabat sebagai ketua OSIS segera melakukan penyelidikan sesaat setelah Sisi menyelesaikan hukuman itu sendirian. Dari hasil penyelidikan mereka berdua yang dibantu oleh Steve yang tanpa sengaja menemukan mereka di belakang kelas, merema menemukan seorang gadis pendiam bernama Ervina sebagai satu-satunya orang yang tidak memiliki alibi. Jika diperhatikan, kasus itu memang mirip dengan pembunuhan bintang sekolah yang sudah mereka selesaikan belum lama ini. Apakah gadis itu memang pelakunya? Atau dia hanya korban keadaan seperti Sisi? Cepat atau lambat, kebenaran pasti akan terungkap. Sebuah kasus dilatarbelakangi warna coklat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines