Hasrat Cinta Sang Duda

Hasrat Cinta Sang Duda

  • WpView
    Membaca 37,245
  • WpVote
    Vote 323
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Des 15, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Ah! Kenapa Om malah nyium leher saya?!" "Panggil saya Om lagi, saya cium bibir kamu!" Kedua bola mata cokelat milik perempuan itu dengan seketika membulat, dia menatap laki-laki yang ternyata saat dia perhatikan dengan santai, wajah laki-laki itu terlihat begitu enak untuk dipandang. Netra cokelat dengan tatapan dingin milik laki-laki yang sudah mengecup lehernya tanpa izin itu ternyata terasa menenangkan, kemudian pandangannya turun memperhatikan hidung mancung milik laki-laki itu yang terlihat begitu indah. "Kamu menuduh saya melakukan sesuatu yang tidak saya lakukan pada kamu, jadi mending saya lakukan saja hal itu, agar tuduhan kamu menjadi nyata." "Eh!" Perempuan itu merasa kaget dengan apa yang sudah diucapkan dengan nada yang sangat ringan oleh laki-laki itu. "Mau menuduh saya melakukan apa lagi?" "Menuduh saya sudah menyetubuhi kamu? Iya?" "Mari lakukan sekarang, agar tuduhan kamu menjadi benar adanya." "Enak aja!"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Perfect Duet
  • NERD LOVE
  • Babblegum Barbell Bar (END)
  • Tempted
  • My Panda
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • 180° [END]
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia]

Aku menggelandang. Tak ada pekerjaan, tak ada tabungan, tak ada keluarga, tak ada kekasih, apa yang sebenarnya kulakukan dalam hidupku? Ya Tuhan, hidupku benar - benar menyedihkan. Sudah tak memiliki apa - apa masih saja berbuat masalah! Motor bututku menabrak mobil orang, bagaimana ini?! Apa kabur saja ya? Tidak - tidak, aku sudah tidak memiliki apapun, paling tidak aku harus tetap memiliki harga diri dan tak kabur seperti pengecut. - Senja Lesmana Oh my! Perempuan bodoh mana yang menabrak mobilnya dan meninggalkan selembar kertas beserta nomor telepon karena alasan terburu - buru?! Lihat saja, aku akan membuatnya membayar mahal dan bertanggung jawab secara pantas. - Zayyan Akhtar

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan