Hasrat Cinta Sang Duda

Hasrat Cinta Sang Duda

  • WpView
    LETTURE 36,847
  • WpVote
    Voti 323
  • WpPart
    Parti 17
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, dic 15, 2023
"Ah! Kenapa Om malah nyium leher saya?!" "Panggil saya Om lagi, saya cium bibir kamu!" Kedua bola mata cokelat milik perempuan itu dengan seketika membulat, dia menatap laki-laki yang ternyata saat dia perhatikan dengan santai, wajah laki-laki itu terlihat begitu enak untuk dipandang. Netra cokelat dengan tatapan dingin milik laki-laki yang sudah mengecup lehernya tanpa izin itu ternyata terasa menenangkan, kemudian pandangannya turun memperhatikan hidung mancung milik laki-laki itu yang terlihat begitu indah. "Kamu menuduh saya melakukan sesuatu yang tidak saya lakukan pada kamu, jadi mending saya lakukan saja hal itu, agar tuduhan kamu menjadi nyata." "Eh!" Perempuan itu merasa kaget dengan apa yang sudah diucapkan dengan nada yang sangat ringan oleh laki-laki itu. "Mau menuduh saya melakukan apa lagi?" "Menuduh saya sudah menyetubuhi kamu? Iya?" "Mari lakukan sekarang, agar tuduhan kamu menjadi benar adanya." "Enak aja!"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Marriage Contract(LingOrm) E-book
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • OBSESSED with your body(END)
  • Perfect Duet
  • My Panda
  • 180° [END]
  • When Mr. Bossy Falling In Love

"Kasih aku alasan, kenapa kamu milih aku?" Azalea menatap Dutra "Karena kamu beda" "Ya beda apa dong? Kasih tau, gemes deh pengen cium" Dutra memonyong monyongkan bibirnya uang soalnya kena geplak Azalea "Karena kamu perempuan, jadi aku nih kamu" "Dih sarap. Yang bener sih, ngambek nih" ancam Azalea "Karena kamu berhak untuk dicintai, dilindungi, kamu berharga buat aku, buat hidup aku, kamu gak seperti perempuan lain, apapun itu alasan aku, aku tetap cinta sayang kamu. " "Dih apaan dilindungi segala, " rengut Azalea Dutra terkekeh "Tapi baper kan" coleknya "Dih nggak" "Sini cium dulu sampe teriak teriak" goda Dutra kemudian menarik Azalea untuk berciuman. Cupp ∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆ kali ini aku akan buat cerita yang sedikit romantis (mungkin)😁 tunggu kelanjutan cerita aku yang kesekian kalinya okeh temen temen👌👌

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti