Dunia Venom

Dunia Venom

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 18, 2025
Revarie Venom, seorang gadis SMP kelas akhir yang hidupnya dipenuhi dengan rencana-rencana diluar nalar dengan sifatnya yang periang. Hari-hari Venom berjalan tanpa adanya sosok ayah sejak dirinya berumur 5 tahun, bahkan saat ini Venom tidak mengenali wajah ayahnya. Tetapi, betapa terkejutnya Venom ketika melihat sepatu pria asing berada di teras rumahnya. Venom yang sudah gila, semakin gila setelah menemui papanya. Bagaimana tidak? Papanya itu seperti brondong tampan meski usianya sudah berpuluh-puluh tahun diatas Venom. Apakah ia benar-benar papanya?! "Papaa, atuu au ditimang-timang!" "Cah gending!" hardik si Papa. Sang Mama menatap Venom dengan bibir terangkat satu, bibirnya sampai berkedut-kedut melihat sifat Venom yang pantas sekali untuk dikutuk menjadi keset. Tetapi, suatu kejadian mencekam terjadi saat malam di musim salju. Apa yang terjadi? Bercanda, di negara tropis tidak ada salju. -------- Kalau kamu suka, silahkan vote dan dukung Author dengan menyebarkan love, ya ❤️ Walaupun isi cerita sangat ringan dan 'remeh', dilarang keras untuk plagiat! HAK CIPTA DIAWASI OLEH ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine [SELESAI] ✔
  • GALANG [SELESAI]
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • 180° [END]
  • REVANARA
  • He is My (Boy)friend ✔ [COMPLETED]
  • REGARA (COMPLETED)
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • LANGIT & BULAN
  • BEFUDDLES (SELESAI)

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines