We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dunia Venom

Dunia Venom

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 18, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Revarie Venom, seorang gadis SMP kelas akhir yang hidupnya dipenuhi dengan rencana-rencana diluar nalar dengan sifatnya yang periang. Hari-hari Venom berjalan tanpa adanya sosok ayah sejak dirinya berumur 5 tahun, bahkan saat ini Venom tidak mengenali wajah ayahnya. Tetapi, betapa terkejutnya Venom ketika melihat sepatu pria asing berada di teras rumahnya. Venom yang sudah gila, semakin gila setelah menemui papanya. Bagaimana tidak? Papanya itu seperti brondong tampan meski usianya sudah berpuluh-puluh tahun diatas Venom. Apakah ia benar-benar papanya?! "Papaa, atuu au ditimang-timang!" "Cah gending!" hardik si Papa. Sang Mama menatap Venom dengan bibir terangkat satu, bibirnya sampai berkedut-kedut melihat sifat Venom yang pantas sekali untuk dikutuk menjadi keset. Tetapi, suatu kejadian mencekam terjadi saat malam di musim salju. Apa yang terjadi? Bercanda, di negara tropis tidak ada salju. -------- Kalau kamu suka, silahkan vote dan dukung Author dengan menyebarkan love, ya ❤️ Walaupun isi cerita sangat ringan dan 'remeh', dilarang keras untuk plagiat! HAK CIPTA DIAWASI OLEH ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Mine [SELESAI] ✔
  • Naughty Princess and The Boss (SELESAI)
  • REGARA (COMPLETED)
  • 365 Day's to Fall in Love
  • LANGIT & BULAN
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • GALANG [SELESAI]

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines