PUDAR
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 30, 2025
"Kenapa? Kenapa kamu selalu terlambat mengatakan sesuatu yang penting? Dulu kamu bilang bahwa bicara itu mudah! Pembohong." Rasa cinta yang kau katakan padaku dahulu, sekarang aku merasa hal yang sama, tetapi semuanya sudah terlambat untuk kukatakan. Perasaan tersebut hilang ditelan oleh bayangan, hatimu terisi oleh gadis lain. Penyesalan selalu datang pada waktu terakhir, tak ada gunanya. Terimakasih atas waktu indah walau sementara. "Semuanya sia-sia." Penasaran isinya? Cuss, baca selengkapnya di sini! (Cover by: Pinterest)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tiga : Aku, Kamu, Kita (TAMAT)
  • ASMARALOKA
  • Stay here
  • Aku Tetap Menunggumu
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • ASRAR|
  • Terima kasih dan maaf
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)
  • Lika-Liku CINTAKU

"Lo tau mengagumi seseorang itu wajar, dan apa yang lebih menyakitkan dari itu adalah, ketika rasa kagum tumbuh menjadi cinta, dan lo tau cinta itu gak akan terbalas sampai kapanpun juga" "Suka pada seorang itu wajar, dan apa yang lebih menyakitkan dari itu adalah, ketika rasa suka itu tumbuh menjadi cinta, dan lo hanya bisa merasakannya dalam diam" "Hanya sebatas ikatan sahabat, titik, gue gak mau lebih. Perasaan itu ada dan bergejolak, tapi gue gak mau itu semua, cinta pada seseorang itu wajar, namun ketika lo mencintai sahabat lo sendiri, lo akan tau konsekuensinya apa"

More details
WpActionLinkContent Guidelines