Tough Little Girl

Tough Little Girl

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 9, 2024
Resya renata alexander, nama yang indah bukan? Tetapi jangan kalian pikir hidupnya indah bagaikan namanya yang indah. Hidupnya penuh begitu banyak kesengsaraan dan kesedihan yang dapat menyayat hati. Bagaikan langit malam yang kelam hidup nya bigitu suram. Rasanya tuhan sangat tak adil padanya, dengan memberikan anak tersebut cobaan hidup yang begitu kejam, andaikan tuhan mau mengabulkan doa nya, ia hanya ingin berdoa agar tuhan Mengambil nyawanya saja, daripada ia harus hidup di dunia ini yang begitu kejam dan penuh kejahatan. Yah resya renata alexander yang baru berumur 6 tahun sudah di berikan cobaan yang begitu banyak.di umurnya yang baru 6 tahun resya sudah mengalami hal hal yang tak bisa di terima oleh akal,bagaimana tidak, coba kalian fikir ketika anak yang masih kecil yang seharusnya di umur nya yang
All Rights Reserved
#417
tangguh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMELUK LUKA [END]
  • Milk for Rayyan
  • SEREIA (LENGKAP)
  • LUKA TAK BERDARAH ✔
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Don't you miss me?
  • Sweet Dessert [TAMAT]
  • Ketika Cinta Berbicara
  • In Bed Bastard (TAMAT)
  • Xaviera || On Going

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

More details
WpActionLinkContent Guidelines