FREEDOM & FAIRYTALE

FREEDOM & FAIRYTALE

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 18, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di asrama Candice, ada aturan aneh yang harus ditaati seluruh asrama. Murid laki-laki dan perempuan harus berada di Menara Keabadian yang berbeda dan tidak boleh bertemu. Begitu juga dengan guru-guru yang mengajar disana. Putri Mahkota Fritzy Hanover juga tidak tahu menahu tentang aturan aneh tersebut. Ia hanya menuruti keinginan ayahnya yang sudah meninggal. Sampai ia bertemu Kafka, Edward, Joshua dan Orchid, ia menemukan rahasia mengapa laki-laki dan perempuan tidak boleh bersatu. Kekacauan dan musuh bernama Glenn akan menguasai asrama begitu kutukan asrama dipatahkan. Buku ini menjanjikan petualangan yang mendebarkan. Bersiaplah menuju dunia yang didalamnya tidak kamu ketahui! Jangan sampai tersesat karenanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Terasingkan
  • Infinity Love
  • Extra Love Story [END]
  • Shadow of the unseen (Moqeel - Mohan Aqeela) END
  • kamazain
  • Surviving as the Abandoned Lady {END}
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Wunsch : Against Unreality

Ini tentang perjumpaan dua anak manusia yang diasingkan dunia, adalah Aftab Fathian, seseorang yang tersadar dari khilafnya, tapi terjebak dalam ruangan berterali besi. Semua mendadak berubah semenjak perjumpaannya dengan manusia-manusia istimewa, salah satunya Ramsha Nasyauqi, seorang gadis berkelakuan 'beda' yang selalu membawa pisau lipat di kantong celananya dan mengancam banyak nyawa. Ini tentang perjumpaan berbalut luka, melahirkan rasa dan terjebak dalam usaha saling 'melupa'. Bagi seorang Aftab Fathian: Hidup selalu tentang perjuangan yang tidak akan pernah berhenti, terlebih perjuangan dalam menguatkan, mengakui dan memahami sebuah kesalahan, mendengarkan, menyuarakan, bersabar, melupakan dan mengikhlaskan. Maukah kamu berkenalan dengan mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines