LOVE FATE

LOVE FATE

  • WpView
    LECTURAS 2,360
  • WpVote
    Votos 98
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 1, 2015
WpInfo
Ficción
Romance
Kata orang, pernikahan yang kupunya ini sempurna. Karier kami sama-sama menanjak. Sejak dua tahun lalu, kami mulai tinggal di rumah sendiri. Tak hanya itu, kami pun membekali diri kami masing-masing sebuah mobil untuk bepergian setiap harinya. Oh ya, kami juga punya dana untuk travelling ke luar negeri---setidaknya sekali dalam setahun---dan berkunjung ke rumah Ambu di Bandung atau rumah Bapak serta Ibu Mertua di Malang. Hanya satu yang sebenarnya sering kali mengganggu: Keturunan. Lima tahun bahtera ini berjalan, belum juga hadir si buah hati. Kami tak pernah menunda. Tak pernah juga mempermasalahkannya. Dan ... tak pernah juga membicarakannya. Bagaimana ini.... Suamiku sebenarnya ingin punya anak atau tidak? Yang ke dokter hanya aku. Yang mau adopsi hanya aku. Masa hanya aku saja yang berusaha? Hi...ini novel pertamaku yang bergenre Le Marriage akan terbit 30 Maret 2015 ini. Coming Soon at Gramedia book store ;)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Turun Ranjang
  • FOREVER || myg x y/n (END)
  • UTOPIS || Anthony Ginting
  • Heart & Vein END
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Istri Cadangan
  • Mahligai Sunyi
  • Antara aku dan dunia
  • unstoppable

"Kenapa kamu bisa yakin kalau kita akan bertemu lagi ?" "Karena kita pasti akan ketemu lagi ..." "Bagaimana kalau saat kita bertemu kamu sudah menikah? atau aku sudah menikah?" "Aku hanya akan menikah denganmu ...." "Sebegitu yakinnya aku akan menikah denganmu? lalu bagaimana kalau aku sudah menikah?" "Kamu pasti akan menikah denganku .." "Aku tidak yakin ...." "Berani taruhan?" "Apa taruhannya?" "Kalau kita menikah ... kamu boleh meminta apapun padaku .... dan aku akan mengabulkannya tapi tidak dengan 3 hal ...." "Apa itu ..." "Yang pertama ... tidak ada orang ketiga dalam bentuk apapun ... mau istri atau suami lainnya, kekasih atau apapun namanya ... Yang kedua ... tidak ada permintaan perceraian ... sampai maut memisahkan ... Yang ketiga .... tidak ada perpisahan ... dalam bentuk apapun ...." "Deal ..... aku hanya akan meminta 1 hal ..... tapi aku tidak tahu apakah kamu bisa mengabulkan atau tidak ..... tapi aku katakan saat ini juga ..." "Katakan sayang ... apa permintaanmu ..." "Kalau kita menikah .... aku hanya memintamu untuk membuatku hamil ...." "Bagaimana mungkin ... kamu laki - laki ..." "Sampai kita bertemu lagi ... dan sampai kita menikah ... pikirkan hal itu baik - baik ...... "

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido