Portal Pusaran Air

Portal Pusaran Air

  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 30, 2023
Namaku Melia. Remaja perempuan berumur 16 tahun. Aku punya sahabat yang bernama Linsa si periang, cerdas, penakut... dan selalu setia bersamaku. Aku tinggal di kelilingi hewan ternak. Bisa dibilang ayah aku seorang perternak. Hidup kami hanya normal normal saja waktu itu. Tetapi di pagi hari ketika kami berdua pergi ke kota hanya dengan berjalan kaki sambil membawa sekeranjang berisi susu sapi untuk dijual di kota sana, kami melihat sesuatu yang bercahaya di samping kami. Tidak jauh, hanya beberapa puluhan langkah hingga sampai ke tujuan. Sebuah gua dengan genangan air yang bercahaya. Aku harap kalian menyukai story ini ^^, di vote ok? see ya, and have a nice day ❤️✨
(CC) Atribución No Comercial Sin Obras Derivadas
#175
bertemu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Si "Rambut Biru"
  • Vrittanta yang Terlupakan [HIATUS]
  • Rainbow Mist ✔️
  • The Devil Girl? [TERBIT!]
  • DI BALIK LUKISAN
  • Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END]
  • Become an Antagonist Fiance (SELESAI)
  • Frost ✔️
  • Rebirth for you (Lengkap)

Namaku Rae. Aku siswi dari sekolah swasta paling beken di kotaku. Walaupun aku yatim piatu orangtuaku adalah orang paling kaya. Aku adalah putri konglomerat tapi berkat Nenek aku sama sekali tidak manja. Kalian bisa memintaku melakukan pekerjaan rumah apa saja padaku. Bahkan memasak nasi tanpa rice cooker atau menyuci dengan tangan. Terkejut? Tapi aku berbeda, rambutku biru tanpa alasan yang jelas sejak kematian orang tuaku. Dan karena itu aku di kucilkan di sekolah dan lingkungan. Kecuali anak-anak panti. Di sanalah tempat paling nyaman. Belum lagi aku menyukai orang yang salah. Aku tak akan pernah bisa bersamanya, seolah seluruh alam bersengkongkol memisahkan kami. Tak bisakah kami saling mencintai layaknya remaja pada umumnya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido