I'am Not a Dominant

I'am Not a Dominant

  • WpView
    Reads 4,004
  • WpVote
    Votes 259
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 6, 2023
Bagaimana jadinya jika Alex pria misterius namun memiliki status sebagai uke akut harus ber transmigrasi kedalam tubuh seorang Duke Tirani kejam 𝘼𝙧𝙫𝙖 𝙈𝙞𝙙𝙚𝙤𝙣𝙖 yang memiliki sepuluh orang selir pria yang selalu Arva siksa, yang jadi masalahnya itu... "𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘨𝘸 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘬𝘦 𝘵𝘶𝘣𝘶𝘩 𝘥𝘰𝘮𝘪𝘯𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘩!? " "𝘋𝘢𝘩𝘭𝘢𝘩 𝘨𝘸 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘢𝘫𝘢"
All Rights Reserved
#148
selir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Only for Villainess (Tamat)
  • cinta yg tak bisa bersatu{UxN}
  • The Senior Is Mine || S2 [𝖔𝖓 𝖌𝖔𝖎𝖓𝖌]
  • Danger [BL] TAMAT√
  • Resurgence
  • 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧 𝐭𝐨 𝐭𝐡𝐞 A̶n̶t̶a̶g̶o̶n̶i̶s̶t'̶s 𝐛𝐨𝐝𝐲 [𝙱𝙻]
  • kutukan sang adik kembar
  • Bucin || Jikyu [END]
  • Be Antagonis PAPa [Tamat]
  • aku?? putra seorang duke? {end s1}

Salah satu impianku adalah bisa merasakan nikmatnya menjalani kehidupan makmur; kenyang, tidak perlu memikirkan masalah ekonomi, dan satu-satunya masalah hidup hanya memikirkan "besok mau makan apa?" Nah, jenis kehidupan damai, mapan, dan nyaman seperti itulah yang aku dambakan. Akan tetapi, begitu kematian mendekat dan ajal berhasil memutus napas kehidupan dariku; aku justru menempati raga salah satu tokoh antagonis sampingan dari novel yang sangat aku gemari: Ruby! Tidak masalah andai aku pindah ke tubuh Ruby ketika dia sudah menjadi orang kaya! Namun, .... "Anak tidak berguna!" Begitu mendarat wali asuh Ruby sibuk menghajarku dengan tamparan. Hei, ini bukan jenis transmigrasi yang aku dambakan! Biarkan aku hidup sebagai warga makmur dan tenteram, bukan korban kekerasan dalam rumah tangga! Apa gunanya transmigrasi bila harus bersusah payah dari awal? *** "Jadi, dia putri adikku?" Armand, kakak dari mendiang ayah kandung Ruby, membawaku pindah dari rumah "Tangisan Anak Tiri" menuju kediaman Aveza. "Kenapa dia begitu dekil?" Pearl, anak perempuan Armand, langsung mengataiku sebagai warga kelas bawah. "Barangkali Ayah salah anak." Alex, anak lelaki Armand, menganggapku sebagai sebuah kesalahan. Hei, kenapa aku harus berhadapan dengan pedihnya kehidupan remaja? Tidak bisakah aku menerima kunci emas sebagaimana penerima transmigrasi dunia? Sudah cukup berat hidup di dunia nyata, aku tidak perlu menghadapi dilema remaja kedua kalinya! "Kau keponakan orang sekelas Duke Aveza?" Sislin, tokoh utama pria, ternyata lebih menyebalkan daripada penggambaran novel. "Enyah!" Viren, big villain, menandaiku sebagai sampah masyarakat. Kepada para tokoh utama dan antagonis, tolong biarkan saya hidup damai dan tenteram serta bahagia. Terima kasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines