LIAM : TEMPRAMENTAL IS YOUR LOVE LANGUAGE

LIAM : TEMPRAMENTAL IS YOUR LOVE LANGUAGE

  • WpView
    Reads 64,051
  • WpVote
    Votes 964
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 2, 2025
Mungkin penyesalan terbesar Avya adalah masuk ke dalam kehidupan seorang Liam Ganeswara, bukan karena keinginannya untuk masuk ke hidup seorang Liam. Seandainya saja waktu bisa di ulang Avya akan memilih mati saja dari pada harus masuk ke dalam hidup Liam, tuduhan yg tidak berdasar itu membuat hidupnya semakin rumit! "saya akan menjaganya, anda tidak perlu khawatir." Ucapan Manis Liam terdengar sangat meyakinkan di telinga Kakek Avya, membuatnya yakin jika cucunya bisa hidup bahagia bersama pria itu Bahkan Avya yg mendengar penuturan itu cukup lega setidaknya Liam bisa bersikap baik padanya meski hubungan ini atas dasar paksaan. "Kakek jaga kesehatan, Avya akan sering-sering ke sini jangan lupa makan tepat waktu yah." Avya memeluk kakeknya itu, ia tidak ingin pergi tapi kakeknya menasehati jika seorang perempuan sudah menikah ia harus ikut suaminya. "iya kalian hati-hati." Sebenarnya ia juga berat untuk melepas cucunya tapi mau bagaimana lagi dengan hal ini juga ia bisa merasa tenang jika suatu saat nanti dirinya pergi cucunya masih memiliki keluarga. °°°° "Keluar!." Bentak Liam, pria itu mendorong Avya keluar dari apartemen. "Kak....hiks....bukain pintunya Avya minta maaf kak!!." Suara isak tangis Avya seakan tidak terdengar oleh Liam, hal ini sudah sering terjadi. °°°° Brak..... "Maaf." Hanya kata itu yg terus Avya layangkan untuk Liam, suaminya. "Lo udah berani hahh!." Liam mencengkram dagu Avya, membuat gadis itu menjijit dagunya sangat sakit, meski sudah berusaha melepaskan cengkraman itu ia tidak mampu. °°°°°° Ingin tau kelanjutannya? Jangan lupa Save di perpustakaan kalian. Di jamin lebih seru!!!!!
All Rights Reserved
#127
tempramental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Summer Love
  • Miss You Love
  • Axceliam
  • Their Marriage Agreement (The Wedlock Series #3)
  • Someday
  • The Unwritten Rule [21+]
  • Sweet Shadow's Senaku!
  • Bintang Untuk Aiby (COMPLETED)✔️
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN

Aku pergi bersama Liam ke danau dekat rumah. Kami berdua duduk di tepi danau tersebut. Aku hanya diam kemudian Liam mulai membuka pembicaraan. “Bila kau mencitai pria lain, apa yang akan kau lakukan ?” tanya Liam yang membuatku berhenti melamun “Apa maksudmu ?” tanyaku kebingungan “Bila aku mencintai wanita lain, kau akan marah padaku ?” tanya Liam sekali lagi “Aku tidak tahu. Apa aku harus marah ? lebih baik meninggalkan daripada menunggu” jawabku tegas “Jadi, kau memilih meninggalkan orang yang kau cintai atau orang yang kau sakiti ?” Tanya Liam yang tambah membuatku bingung “Liam apa maksudmu ? aku bingung dengan pertanyaanmu !” jawabku dengan suara tinggi “Marsha, i know ! you love him. I can see that from your eyes. Aku tak mau melihatmu terpaksa mencintaiku” jawab Liam dengan tatapan serius “Masudmu pria itu Zayn ?” tanyaku Liam hanya mengangguk “Liam, please dengarkan aku. Aku tak mau menyakitimu, tapi Zayn memintaku untuk pergi bersamanya besok. Besok hari terakhir dia disini. Biarkan aku pergi bersamanya besok untuk yang terakhir kalinya” kataku yang mulai mengeluarkan air mata. “Itu berarti kau mau meninngalkan orang yang kau sakiti sepertiku. Marsha aku tak memaksamu untuk mencintaiku, tapi aku tak mau melihatmu berpacaran denganku dengan terpaksa” Aku hanya diam membeku. Aku hanya menatap Liam dengan muka yang penuh air mata. Kemudian tak lama Liam beranjak bangun dan mencoba berjalan pergi. Aku menahan tangannya. “Liam, kau masih mau menerimaku untuk menjadi pacarmu ?” tanyaku mencoba “Iya, bila kau sepenuhnya mencintaiku dan melupakan Zayn.aku akan menunggu” jawabnya Aku melepas genggamanku dan membiarkan Liam pergi. Aku tak tahu harus bagaimana, mukaku sudah dibanjiri air mata. Aku tak mau menyakiti Liam, tapi di lain sisi aku mencintai Zayn. Let's read :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines