UNFAIR UNIVERSE

UNFAIR UNIVERSE

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 15, 2024
_ "Aku gak tau dengan sikap papah yang seperti ini, karena sayang atau karena papah memang benci sama Zia" "DIAM KAMU! Dasar anak gak tau diri, gak bisa banggain orang tua! sekarang udah berani ngebantah papah?" Bugh! "Akhh.. maafin Zia pahh" "PAH UDAH! jangan sakitin kakak lagi hiks.. hiks.." *** "Ingat ya Azka sampai kapanpun, GUE AKAN TETAP BENCI SAMA LO!" teriak Razia marah menatap benci Azka. "Kak jangan marahin Azka lagi..." Azka hanya bisa menangis sesegukan, takut dengan tatapan tajam dari kakaknya. "Berhenti sok baik dan sok kesakitan di depan gue sialan!" Plak! Dengan perasaan emosi yang menggebu, tanpa pikir panjang ia menampar adiknya itu kuat. *** Laki-laki di depannya lantas memandangnya remeh. "Kenapa gue harus balikan sama cewek gila kaya' lo? Jauhin gue klo lo masih punya harga diri!" "Gue udah cukup capek ngurusin lo Ra, gue harap dengan penolakan gue kali ini bisa buat lo ngerti" "Maafin gue Al" "Gue gak butuh maaf lo" *** "Lo gak ngerti gue Za, gue punya trauma sama masa lalu gue makanya itu gue takut lo sama kek dia, friendly" "Maaff .... harusnya gue belajar dari masa lalu, karna gue juga tau gimana sakitnya nahan cemburu tiap hari" *** 'UNFAIR UNIVERSE'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kami yang Berdosa
  • Become Baby Boy✓
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Converge With You [On Going]
  • STUCK
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Because I'm Stupid (End)
  • Arsyilazka
  • Miracle (SELESAI)

Arsya merupakan anak asisten rumah tangga dari keluarga Lidya. Saat Arsya berusia 11 tahun, ibunya meninggal. Lidya sudah berjanji bahwa dia akan menjaga Arsya. Namun, kedua anak Lidya-Kevin dan Clara membenci Arsya, karena menganggap Arsya merebut kasih sayang ibu mereka. Saat Arsya dewasa dan cukup matang, ia menikahi Lidya. Kedua anak Lidya-tak terima dan menentang keras keputusan sang ibu. Kakak dan adik itu semakin membenci Arsya. Keduanya selalu berusaha menyingkirkannya dari rumah. Namun, karena suatu kejadian, kebencian Clara terhadap Arsya, perlahan malah berubah menjadi cinta. ________________________ Kevin teriak, "Mama yang keterlaluan! Ma! Orang nggak tahu diri itu lebih muda dari aku, Ma! Apa Mama nggak malu? Selain karena anak pembantu, orang nggak tahu diri ini masih sangat muda, Ma! Beda jauh umurnya sama Mama. Tolong, Ma! Tolong! Sadar! Kalian itu beda jauh umurnya! Nggak pantes. Ini gila, Ma!" Lidya menahan oksigen di dalam tubuh untuk sekian detik. "Memangnya kenapa kami harus malu? Kami bukan pencuri, bukan penjahat, bukan koruptor. Apa ada larangan dalam hukum negara dan agama untuk menikah dengan orang yang berbeda jauh umurnya? "Menikah dengan seorang yang jauh berbeda umur, bukanlah hal yang memalukan, atau pun terlarang, asal keduanya sudah saling dewasa. Arsya sudah dua puluh tahun, sudah dewasa, dan pikirannya juga dewasa," jelas Lidya. Tangannya menunjuk Clara dan Kevin. "Tidak seperti kalian berdua, umur sudah dewasa, tapi tidak pernah berpikir dewasa." Kevin memutar badan, meremas kerah Arsya yang masih duduk, dan memaksanya berdiri. "Lo, dasar anak dari perempuan murahan! Makanya lo bahkan nggak tahu ayah lo itu siapa!" _________________ Cinta mulai tumbuh, ketika sudah terlarang. _________________ Original story by Haneaz. Dilarang plagiat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines