ILLUMINASI WANITA PAYAH

ILLUMINASI WANITA PAYAH

  • WpView
    LECTURAS 185
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 24, 2024
pertemuan saya dengan seorang wanita misterius yang memiliki sikap aneh dan penyamaran sebagai Charlie Chaplin. Dia adalah sebuah rahasia yang tersembunyi di tengah keramaian. Saat mendekat ke arahnya, dia membawa kotak musik dan menari dengan gaya balerina di tengah hujan malam. Saya terpikat oleh alunan kesedihan yang terdengar dan tanpa sadar mendekatinya. Saat berhadapan dengannya, saya tidak bisa menahan diri untuk memuji kata-katanya yang terala. Meskipun canggung, saya memperkenalkan diri dan dia sebagai Cranz. Meskipun terlihat cukup gila, kami bersenang-senang dan berkenalan dengan cara yang jenaka. Saya tersenyum melihat tingkah lakunya yang membuat saya tertawa dan saya menemukan bahwa dia adalah wanita yang unik dan membuat saya terus berpikir dengan gurauannya yang kocak.
Todos los derechos reservados
#333
diksi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Mencintaimu Dalam Diam
  • ARION [END]
  • Aksara Bercerita
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • My Sweet Psikopat
  • MARSELANA
  • Renjana

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido